• Kamis, 20 Januari 2022

Subdit III Jatanras Polda Jatim Ringkus Pelaku Penggelapan Emas Batangan

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 18:36 WIB
Diringkus Subdit III Jatanras Polda Jatim Ringkus Pelaku Penggelapan Emas Batangan
Diringkus Subdit III Jatanras Polda Jatim Ringkus Pelaku Penggelapan Emas Batangan

Surabaya, koranmemo.com - Tim Unit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim membongkar sindikat penggelapan dalam jabatan berupa 7 emas batangan seberat 7 kilogram, dengan meringkus 2 pelaku.

Pelaku penggelapan emas batangan berinisial DJ (38), karyawan PT. IGS asal Banda Aceh yang kos di Surabaya, dan SB (34), asal Kediri yang kos di Rungkut Surabaya.

Tersangka DJ tertangkap pada Jumat (1/10/2021) di Cafe Introjazz Tree Park City Apartemen di Jalan MH. Thamrin Cikokol Kota Tangerang, Banten.

Sedangkan tersangka SB ditangkap Sabtu (2/10/2021) di Pasar Wadung Asri Jalan Raya Kundi, Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Wakapolda Jatim Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo dalam konferensi pers kasus penggelapan emas batangan, Jumat (8/10/2021) mengatakan kejadiannya pada Selasa (31/8/2021) lalu sekitar pukul 14.00 WIB.

“Kala itu pelapor PS menghubungi WL selaku Wakil Kepala Gudang PT. IGS agar mengambil emas batangan sebanyak 7 batang seberat 7 kilogram untuk dimurnikan,” ujar Slamet.

Selanjutnya, sekitar pukul 15.00 WIB, WL memerintahkan tersangka DJ selaku kurir dengan diantar oleh ML untuk mengambil emas batangan tersebut dari toko emas Sumber Baru di lantai dasar Pasar Atum Jalan Bunguran Surabaya milik PL.

“Namun demikian, emas batangan tersebut dibawa lari oleh tersangka DJ, sehingga PT. IGS mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 6 miliar,” papar Slamet didampingi Dirreskrimum Kombes Totok Suharyanto, bersama Kabid Humas Kombes Gatot Repli Handoko, dan Kasubdit III Jatanras AKBP Lintar Mahardhono.

Emas batangan tersebut dibawa oleh tersangka DJ, dan sempat berputar putar di wilayah Sidoarjo untuk menjual emas yang dibawanya dengan cara memotong kecil-kecil.

“Usai dipotong, emas pecahan dijual kepada tersangka SB di Pasar Wadung Asri Waru Sidoarjo seberat 20 gram dengan harga Rp 8 juta, dan di Pasar Stasiun Tangerang Banten,” ungkap Slamet.

Sementara barang bukti yang sita dari tersangka DJ yaitu 6 batang emas batangan masih utuh dengan berat masing-masing 1,43 kilogram, dan 1 batang emas batangan yang sudah dipotong dengan berat 727,55 gram.

Selain emas batangan, juga uang tunai sebesar Rp 7.589.500, ponsel, buku tabungan, rompi warna hitam yang dipakai membungkus 7 batangan emas, 1 set gerenda, tang, dan 1 set stop kontak.

Sedangkan untuk barang bukti dari tersangka SB berupa uang tunai Rp 1 juta, berikut timbangan digital warna silver.

“Kedua tersangka dijerat pasal 374 KUHP subsider pasal 372 KUHP dan pasal 480, pasal 374 KUHP,” jelas Slamet.

Reporter : M. Fauzi
Editor : Muji Hartono

Halaman:
1
2

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Wali Kota Surabaya Bersama DPRD Tinjau PTM di Sekolah

Senin, 10 Januari 2022 | 13:43 WIB

Pelantikan Massal 1.400 Pejabat Pemkot Surabaya

Jumat, 31 Desember 2021 | 19:06 WIB
X