• Rabu, 8 Desember 2021

Tinjau TMMD, Tim Wasev Apresiasi Program Tepat Sasaran

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:36 WIB
Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso naik motor meninjau  pembangunan jalan  di Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan pada program TMMD ke -105 bersama TNI.  (Aziz / Memo)
Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso naik motor meninjau pembangunan jalan di Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan pada program TMMD ke -105 bersama TNI. (Aziz / Memo)

Blitar, koranmemo.com -  Kemanunggalan TNI-Rakyat merupakan ciri khas dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dijadikan sarana memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. 

Gelaran TMMD yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia, juga dinilai mampu menjadi indikator penting bagi suksesnya pembangunan di pedesaan. Semakin meningkatnya kesejahteraan rakyat, serta menjadi program yang dinanti-nanti  seluruh masyarakat Indonesia.

Seperti  TMMD ke-112 di Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. "Bisa dikatakan, desa kami Pakisaji ini sedikit tertinggal dengan desa-desa lain di sekitar kami, khususnya dari segi infrastruktur yang ada,” kata Kades Pakisaji, Andi Purnomo saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu. 

Diakuinya, dengan kondisi tersebut cukup berdampak  sulit berkembang dan majunya Desa Pakisaji. Serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat. 
 
Bahkan diungkapkannya, warga desanya selama ini juga sangat kesulitan mendapatkan air. Baik untuk rumah tangga maupun untuk mengairi lahan pertanian mereka.

Namun, melalui TMMD ke-112 di desanya melakukan berbagai pembangunan infrastruktur mulai makadam jalan, pembangunan jembatan bentang dan gorong-gorong, rehab teras masjid dan musala. Ada juga rehab Poskamling dan RTLH (rumah tidak layak huni), serta pembuatan jambanisasi, Andi optimistis hal itu akan dapat berdampak positif terhadap semakin majunya Desa Pakisaji dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Tak lupa, mewakili seluruh masyarakat di desanya  menyampaikan ucapan terima kasihnya  terselenggaranya TMMD ke-112 di Desa Pakisaji. "Terima kasih TNI, terima kasih Satgas TMMD," ujarnya.
 
Dalam TMMD ke-112 Blitar yang dilaksanakan di Desa Pakisaji juga dinilai telah tepat sasaran dalam upaya membantu pemerintah guna mempercepat pembangunan di daerah pedesaan. 
 
TMMD yang dilaksanakan ini dalam rangka mengembangkan potensi dan meningkatkan pembangunan yang ditujukan untuk mengisi celah-celah keterbatasan di wilayah pedesaan yang belum terjangkau oleh program lainnya,” kata Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho saat mendampingi Tim  Pengawasan dan Evaluasi (Wasev)  TMMD meninjau di lokasi, Senin (12/10/2021). 

Melalui TMMD ke-112 diharapkan akan mampu membantu masyarakat agar lebih mudah mendapatkan akses infrastruktur yang lebih baik dan meningkatkan taraf hidup masyarakat menjadi semakin layak. 
 
Danrem berharap, hadirnya TMMD juga akan mampu  menumbuhkembangkan dan lebih merekatkan lagi hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat. Yang diwujudkan dengan semangat saling bahu-membahu dan bergotong-royong pada setiap kegiatan yang diselenggarakan. 
 
"Dengan adanya TMMD ini, kami Pemkab Blitar merasa terbantu karena dapat menghemat anggaran sekitar 43 persen. Karena di samping tidak mengeluarkan biaya untuk tukang dan tenaga, waktu pengerjaannya juga lebih cepat," urai Bupati Blitar, Hj. Rini Syarifah.

Dirinya juga mengungkapkan, pengerjaan makadam akses jalan sepanjang 1.580 meter di  TMMD ke-112 nantinya juga akan ditingkatkan Pemkab Blitar dengan upaya pengerasan atau pengecoran. Diharapkan, dengan akses jalan yang semakin baik, nantinya dapat membantu masyarakat  beraktivitas sehari-hari dan menggerakkan perekonomian Desa Pakisaji. “Semoga ke depannya semakin baik,” tuturnya.

Salah satu alasan dipilihnya Desa Pakisaji sebagai sasaran pelaksanaan dalam kegiatan TMMD ke-112 yaitu adalah kurangnya infrastruktur yang memadai di desa tersebut dan kurangnya tingkat kesejahteraan masyarakat.
 
"Itulah yang ingin kita kejar melalui TMMD kali ini.  "Kami juga fokus dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui kegiatan jambanisasi, pengobatan gratis dan vaksinasi. Total untuk jamban yang kita bangun sebanyak 15 unit," bebernya.

Progres pencapaian dalam gelaran TMMD ke-112 Blitar juga diakui  Tim Wasev TMMD, Mayjen TNI Suko Pranoto  meninjau berbagai sasaran fisik dan non fisik yang dilakukan.

Dia menilai, dengan berbagai pengerjaan dan kegiatan yang dilakukan, TMMD ke-112 Blitar tepat sasaran. "Saya melihat sasaran yang dipilih dan progres pengerjaannya sangat baik dan tepat sasaran. Saya optimistis, TMMD di Desa Pakisaji akan dapat berhasil guna," katanya.

Suko pun berharap, berbagai pencapaian yang telah dicapai nantinya akan dapat terus dipelihara dan dirawat. Sehingga usia pakainya dapat lebih lama dan semakin bermanfaat bagi masyarakat luas. 
 
“Semoga semakin bermanfaat,” tegasnya.

 Dengan telah selesainya seluruh pembangunan infrastruktur yang dilakukan, TMMD ke-112 Blitar  mampu menjadi salah satu indikator keberhasilan  masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini. 

Reporter: abdul aziz wahyudi 
Editor Achmad Saichu

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Usulkan Satu Bangunan Rusunawa Lagi 

Selasa, 7 Desember 2021 | 20:01 WIB

Gulirkan Enam Terobosan Targetkan WBBM

Kamis, 2 Desember 2021 | 18:50 WIB

Cerai dengan Istri, Warga Blitar Pilih Gantung Diri 

Selasa, 30 November 2021 | 19:18 WIB

Mau Nyalakan Pompa Air, Warga Kendalrejo Tewas

Senin, 29 November 2021 | 21:40 WIB

Libur Nataru, Makam Bung Karno Kota Blitar Tetap Buka

Senin, 29 November 2021 | 15:08 WIB

Kapolres Blitar Serahkan 10 Ranmor Baru

Senin, 29 November 2021 | 12:51 WIB

Ini Kata BKD Soal ASN Pemkot Blitar yang Terima Bansos

Jumat, 26 November 2021 | 17:57 WIB
X