• Senin, 29 November 2021

Tingkatkan Kualitas Bawang Merah, Ini yang Dilakukan Dinas Pertanian Nganjuk

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 16:34 WIB
Kegiatan FGD yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian bersama petani bawang merah Desa Klagen, Kecamatan Rejoso, Nganjuk. (istimewa)
Kegiatan FGD yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian bersama petani bawang merah Desa Klagen, Kecamatan Rejoso, Nganjuk. (istimewa)

Nganjuk, koranmemo.com – Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk menggelar focus group discussion (FGD) bersama petani bawang merah Desa Klagen, Kecamatan Rejoso. FGD tersebut mengusung tema learn farming budidaya bawang merah berbasis kawasan perdesaan berorientasi agrobisnis.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Judi Ernanto mengatakan, kegiataan itu merupakan upaya meningkatkan kualitas bawang merah petani Nganjuk.

Judi menambahkan, FGD membahas berbagai persoalan, termasuk strategi pengembangan sentra bawang merah di kawasan perdesaan. Juga upaya mewujudkan komoditas bawang merah berkembang menjadi korporasi bagi petani di Nganjuk.

“Kami mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab, bisa menjadi salah satu upaya sebagai program sosial ketahanan pangan di Nganjuk,” ujarnya, Jumat (15/10).

“Apalagi bertujuan untuk kesejahteraan petani, khususnya bawang merah. Kami juga mengapresiasi kegiatan ini. Semoga di tahun-tahun yang akan datang bisa kembali digelar dan hasilnya betul-betul bermanfaat bagi petani,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Klagen, Suwarmin berharap para petani di desanya memanfaatkan FGD tersebut dengan maksimal.

“Ada beberapa permasalahan. Misalnya terkait manufaktur dalam pertanian. Sehingga biaya produksi lebih murah, dan hasil produksi atau olahan lebih baik. Misalnya perbaikan produksi, memberikan nilai tambahan produk. Ada pula mapping, produksi berkelanjutan, dan menghilangkan pemborosan,” paparya.

Suwarmin menjelaskan, Desa Klagen telah menerapkan penanaman bawang merah sistem demplot seluas 4,5 hektare dan menggunakan pemupukan organik serta menerapkan pertanian modern.

“Semoga dengan FGD ini mampu menumbuhkan sentra komoditas bawang merah dengan pertanian terintegrasi yang terpadu,” harapnya.

Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Irwan Maftuhin

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Karyawan PT Jaker Kertosono Keluhkan Upah hingga BPJS

Sabtu, 27 November 2021 | 16:39 WIB

Tinjau Vaksinasi, Kapolres Nganjuk Borong Tahu Bakar

Rabu, 24 November 2021 | 19:36 WIB

Seleksi SKB CPNS Nganjuk Dimulai Bulan Depan

Selasa, 23 November 2021 | 16:56 WIB

Merasa Ditipu, Konsumen Perkarakan PT. Merak Jaya Beton

Selasa, 23 November 2021 | 15:21 WIB

Ini Upaya Polres Nganjuk untuk Perangi Radikalisme

Minggu, 21 November 2021 | 18:29 WIB
X