• Rabu, 8 Desember 2021

Kapolri Listyo Sigit Bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Vaksinasi di Lapangan Thor Surabaya

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 16:43 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau serbuan vaksin bertempat di lapangan Thor Surabaya, Jum'at (15/10)
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau serbuan vaksin bertempat di lapangan Thor Surabaya, Jum'at (15/10)

Surabaya, koranmemo.com - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau serbuan vaksin bertempat di lapangan Thor Surabaya, Jum'at (15/10).

Dalam peninjauan itu, Jenderal bintang empat mengapresiasi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur tingkat Provinsi, maupun Kabupaten/Kota terus mempercepat vaksinasi.

"Ini terus ditingkatkan agar target 2 juta vaksin dalam sehari yang ditargetkan Presiden RI bisa tercapai 70 persen vaksinasi dalam rangka bentuk kekebalan yang diharapkan," kata Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo disela-sela kunjungan tersebut.

Disela-sela ini, Kapolri juga menyempatkan menyapa wilayah dengan penanganan Covid19 dan akselerasi vaksin melalui virtual. Bahkan, hasil laporan yang diterimanya, wilayah Jawa Timur beberapa kali sudah mencapai target dan mengalami peningkatan vaksinasi.

Wilayah Jawa Timur, lanjutnya, merata capaian vaksinasi mencapai 50 persen. Sedangkan, di wilayah Banyuwangi menerima laporan capaian vaksinasi diangka 60 persen.

"Capaian vaksin masih rendah, maka perlunya terus tingkatkan strategi mulai vaksinasi massal sampai mendatangi, melayani masyarakat berada di titik tidak terjangkau pada sistem mobile atau door to door," tuturnya.

Sigit memaparkan, capaian vaksinasi yang tinggi dilihat pada beberapa wilayah di Jawa Timur. Dengan dimulainya mengalami penurunan PPKM. Bahkan, diwilayah Blitar menjadi role model PPKM level 1.

Dia berpesan adanya penurunan level PPKM jajaran Forkopimda untuk tetap menekan laju pertumbuhan Covid19. Sebab, penurunan level PPKM berdampak pelonggaran aktivitas masyarakat berpotensi terjadinya transmisi penularan.

"Ini tentunya, menjadi perhatian kita semua saat aktivitas masyarakat meningkat laju pertumbuhan Covid19 bisa dikendalikan, strateginya menegakan prokes ketat, serta disisi lain kegiatan vaksinasi ditingkatkan sehingga capaian 70 persen dapat terlaksana," harapnya.

Sigit meminta kepada jajaran Forkopimda untuk memantau aktivitas dan kerumunan masyarakat dengan menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Hal itu diperlukan memantau kegiatan masyarakat agar bisa menekan laju pertumbuhan Covid19.

"Seluruh aktivitas masyarakat yang masuk ke tempat bisa termonitor misalkan yang belum vaksin, mana yang sudah vaksin, mana yang ada riwayat kontak erat dan positif sehingga bisa dilakukan langkah-langkah karantina sebelum dilakukan treatment lanjutan apakah dimasukan ke isoter atau rumah sakit," katanya.

Dengan tiga strategi mulai perketatan prokes, percepatan vaksinasi dan kegiatan 3T ditingkatkan, "Kami yakin laju pertumbuhan bisa dikendalikan. Untuk Forkompimda Jatim kami ucapkan terimakasih yang selalu kompak sebagai contoh wilayah lainnya.

Reporter M Fauzi
Editor Achmad Saichu

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

UMP Jawa Timur 2022 Ditetapkan, Naik 1,22 Persen

Senin, 22 November 2021 | 18:45 WIB

Polrestabes Surabaya Siap Jaga Keamanan Jelang Nataru

Senin, 15 November 2021 | 21:09 WIB
X