• Rabu, 8 Desember 2021

Bertemu Wali Kota Surabaya, Wagub Jatim Bahas Sinkronisasi Data Pelajar

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:57 WIB
wagub jatim emil elestianto dardak saat berkunjung audiensi ke wali kota eri cahyadi di ruang kerja balai kota surabaya. (fauzi/memo)
wagub jatim emil elestianto dardak saat berkunjung audiensi ke wali kota eri cahyadi di ruang kerja balai kota surabaya. (fauzi/memo)

Surabaya, koranmemo.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak berkunjung ke Balai Kota Surabaya pada Senin (18/10). Kunjungan Wagub ini disambut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di ruang kerjanya. Yang dibahas dalam pertemuan itu salah satunya sinkronisasi data pelajar SMA/SMK Surabaya dari keluarga MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

"Sesuai arahan Ibu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya siap memberikan data kepada Pemprov Jatim apabila dibutuhkan," tutur Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Selasa (19/10).

Dia yakin, visi-misi yang diambil oleh Pemprov Jatim dipastikan seirama dengan Pemkot Surabaya. Setelah adanya sinkronisasi, data yang ada akan menjadi satu kesatuan. Sehingga bantuan yang disalurkan Pemprov Jatim sasarannya jelas, pada siapa saja akan diketahui dan tidak terjadi tumpang tindih data.

Bukan hanya itu, kata Eri Cahyadi, sinkronisasi data ini menurutnya penting untuk menyelaraskan kebijakan antara Pemkot/Pemda agar sejalan dengan kebijakan Pemprov dan Pemerintah Pusat. Apalagi, antara Pemkot/Pemda dengan Pemprov dan Pemerintah Pusat, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Sehingga diperlukan kerjasama salah satunya sinkronisasi data.

“Kalau data ini sudah terbuka dan sinkron, kita akan lebih mudah memberikan bantuan. Seperti, dicontohkan Pak Wagub soal data siswa SMA/SMK yang tidak mampu. Nah, totalnya berapa saja masing-masing sekolah, datanya nanti masuk ke provinsi. Sehingga saat Pemkot memberikan bantuan akan lebih mudah," jelas dia.

Sementara, Wagub Jatim Emil mengatakan, meski pengelolaan sekolah SMA/SMK adalah kewenangan provinsi tetapi status siswa merupakan warga Kota Surabaya.
Oleh karena itu, Pemkot Surabaya perlu menyinkronkan data guna mendukung intervensi siswa SMA/SMK agar lebih lengkap.

"Sinkronisasi data, agar lebih sempurna dalam membina warga kita. Jangan sampai menghambat keefektifan bekerja masing-masing wilayah. Sehingga Pak Wali Eri Cahyadi bisa ikut mensupport pembinaan ke warga Surabaya. Semoga menjadi inspirasi di awal tahun 2022 nantinya," ujar Emil Dardak.

Selain membahas sinkronisasi data, Wagub Emil juga berbincang dan bertukar pikiran mengenai perkembangan teknologi informasi di Kota Surabaya. Dari audiensi tersebut, mantan Bupati Trenggalek itu juga berharap, sinergitas berbasis elektronik seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur bisa terbangun dengan baik.

"Harapan saya, 38 kabupaten/kota di Jatim bisa sinergi melalui program berbasis knowledge (pengetahuan). Cukup senang sekali bisa sharing dengan Pak Wali Eri Cahyadi. Karena kita ingin memastikan program sudah jalan di satu tempat jangan sampai mengulang dari nol atau duplikatif," ujar Emil.

Reporter : M Fauzi
Editor : Hadiyin

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMP Jawa Timur 2022 Ditetapkan, Naik 1,22 Persen

Senin, 22 November 2021 | 18:45 WIB

Polrestabes Surabaya Siap Jaga Keamanan Jelang Nataru

Senin, 15 November 2021 | 21:09 WIB
X