• Rabu, 8 Desember 2021

BPBD Bentuk Destana dan Tim Siaga Bencana

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:36 WIB
Saifudin Zuhri, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri. (bakti/memo)
Saifudin Zuhri, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri. (bakti/memo)

Kediri, kroanmemo.com - Dampak bencana La Nina di Kabupaten Kediri yang merupakan  peralihan musim kemarau ke musim penghujan disikapi serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri.

Slamet Turmudi, Kepala BPBD Kabupaten Kediri melalui  Saifudin Zuhri, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kediri mengatakan, Fenomena La Nina merupakan perubahan suhu panas di permukaan laut menyebabkan intensitas hujan tinggi dan deras mencapai 70 persen di Kabupaten Kediri.

“Dampak dari bencana La Nina sudah terasa seperti yang terjadi angin puting beliung di wilayah Kepung minggu lalu. Ini yang perlu diwaspadai dan mengajak masyarakat untuk waspada terhadap ancaman bencana La Nina ini,” jelasnya, Selasa (26/10).

Terkait hal ini, BPBD membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di 22 Desa di Kabupaten Kediri tahun 2021. Di tahun ini juga dibentuk Tim Siaga Bencana di 12 Desa di Kabupaten Kediri. Ini upaya koordinasi dengan masyarakat untuk antisipasi bencana di musim penghujan tahun 2021-2022.

Destana dan Tim Siaga Bencana ini yang kami ajak koordinasi di setiap penanganan bencana di Kabupaten Kediri. Koordinasi untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat bencana,” katanya.

Zuhri menambahkan, puncak musim hujan berada di Desember 2021 hingga Januari 2022 dan perlunya tim Destana dan Siaga Bencana edukasi warga paham antisipasi bencana. “Selain Kepung yang perlu diwaspadai adanya dampak la Nina di Puncu, Ngancar dan Plosoklaten,” katanya.

Sedangkan di wilayah Barat sungai terdampak banjir dan longsor di Mojo, Semen, Banyakan, Grogol dan Tarokan. “Koordinasi dengan semua pihak untuk mengantisipasi bencana agar tidak terjadi korban,” imbuhnya.

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor: Della Cahaya

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMK Kota Kediri Naik, Cuma Segini Ternyata

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:55 WIB

Lewat CTTC 2021, Pemkot Kediri Optimis Cetak Atlet 

Minggu, 5 Desember 2021 | 20:14 WIB

Kecelakaan Tunggal di Plemahan, Pelajar Tewas

Minggu, 5 Desember 2021 | 19:55 WIB
X