• Senin, 29 November 2021

Pemain Persenga Nganjuk Keluhkan Mes, Plt Bupati Marhaen: Nanti Kita Cek Lagi

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:47 WIB
Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat berada di mes pemain Persenga Nganjuk. (muji/memo)
Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat berada di mes pemain Persenga Nganjuk. (muji/memo)

Nganjuk, koranmemo.com - Sebanyak 25 pemain sepakbola Persenga Nganjuk yang menempati mes di Jalan Citarum Kelurahan Kauman Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, mengeluh lantaran kurang nyaman tinggal di mes.
 
Mereka mengaku kepanasan jika siang hari. Hal ini disebabkan ruangan mes tersebut tidak diplafon, sehingga panas matahari tembus genting, mengakibatkan hawa panas menyebar ke seluruh ruangan.
 
“Mes-nya kecil tak mampu menampung 25 pemain. Kami memohon agar ada perhatian dari Pemkab Nganjuk,” ujar Joko Aditama, salah satu pemain Persenga Nganjuk penghuni mes.
 
Menurut putra daerah ini, di dalam mes tersebut tidak memiliki fasilitas yang cukup, seperti kipas angin dan televisi yang layak.
 
“Hawa di dalam mes sangat panas. ruangannya sempit. Kami berharap ada bantuan dari Pemkab Nganjuk untuk memberikan tempat yang layak bagi pemain Persenga Nganjuk,” tukasnya.
 
Sumardiono manajer Persenga Nganjuk mengaku jika saat ini Persengan Nganjuk masih di posisi Liga 3 atau amatir, sehingga masih ada tanggung jawab dari Pemkab Nganjuk untuk memberikan fasilitas.
 
“Hal itu sesuai dengan Inpres Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional,” jelas Sumardiono.
 
Tak hanya mes yang dikeluhkan para pemain, pihak manajemen Persenga Nganjuk juga mengeluhkan tidak adanya bantuan kendaraan roda empat untuk angkutan pemain saat berlaga.
 
“Kemarin itu Persenga Nganjuk melakukan pertandingan persahabatan ke Madiun. Untuk ke sana, kami menyewa mobil untuk emngangkut pemain,” tukasnya.
 
Mendengar keluhan itu, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Selasa (26/10/2021) pagi langsung mengunjungi rumah yang disewa manajemen Persenga Nganjuk untuk mes pemain.
 
“Nanti kita cek lagi, kan kita ada dua tempat di area stadion itu. Rencananya satu untuk kantor, dan satunya untuk mes pemain. Untuk mobil angkutan pemain, nanti bisa pakai milik Pemkab Nganjuk,” kata Marhaen.
 
Terkait anggaran, lanjut Marhaen, untuk anggaran memang Persenga Nganjuk ini ikut Pemkab Nganjuk karena masih berlaga di Liga 3. Hanya saja saat ini masih ada kendala.
 
“Anggarannya ikut KONI. Sayangnya legalitas KONI Nganjuk ini belum disahkan oleh KONI Jatim. Masalahnya ada kendala ketua umum terpilih pejabat publik,” Papar Marhaen.
 
Sementara itu, Nur Daenuri Ketua Askab Nganjuk membenarkan jika masih ada kendala di KONI Jatim terkait ketua umum terpilih pejabat publik.
 
“Menurut AD/ART KONI, memang ketua umum itu tidak boleh pejabat publik. Hanya saja dalam pasal penjelasan diuraikan yang termasuk pejabat publik itu siapa saja,” ungkap anggota DPRD Nganjuk ini.
 
Saat ini, kata Nur, pihaknya masih berupaya memberi penjelasan kepada KONI Jatim agar ketua umum KONI Nganjuk bisa segera dilantik, sehingga anggaran dapat dicairkan.
 
Editor : Muji Hartono

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Karyawan PT Jaker Kertosono Keluhkan Upah hingga BPJS

Sabtu, 27 November 2021 | 16:39 WIB

Tinjau Vaksinasi, Kapolres Nganjuk Borong Tahu Bakar

Rabu, 24 November 2021 | 19:36 WIB

Seleksi SKB CPNS Nganjuk Dimulai Bulan Depan

Selasa, 23 November 2021 | 16:56 WIB

Merasa Ditipu, Konsumen Perkarakan PT. Merak Jaya Beton

Selasa, 23 November 2021 | 15:21 WIB

Ini Upaya Polres Nganjuk untuk Perangi Radikalisme

Minggu, 21 November 2021 | 18:29 WIB
X