• Kamis, 20 Januari 2022

Pemkab Minta Penjelasan Pusat Soal Batalnya Bantuan Proyek TPA Rp 40 Miliar

- Selasa, 16 November 2021 | 05:00 WIB
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.



Ngawi, koranmemo.com - Pemerintah Kabupaten Ngawi akan meminta penjelasan ke Kementerian PUPR terkait batalnya kucuran anggaran Rp. 40 miliar untuk pembangunan TPA Selopuro.

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Senin (15/11/2021).
 
 
 
Sejak awal 2021, kelasnya, Pemkab telah memenuhi kewajiban terhadap sharing program tersebut. Salah satunya, pengadaan lahan.
 
"Kita sudah penuhi semuanya di tahun 2021. Makanya, nanti akan kita coba pastikan terlebih dahulu soal bantuan itu ke Kementerian PUPR,” katanya.
 
 

Menurutnya, langkah konfirmasi dipandang perlu karena untuk memastikan  apakah program itu dibatalkan atau ditunda.
 
Sebab, pembangunan TPA sangat prioritas, karena kondisi TPA sekarang sudah over load.
 
 
 
"Mungkin ditunda masuk pada APBN 2022 atau APBN Perubahan," ujar politisi PDIP ini.
 
Pihaknya meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera menyusun skema untuk mengantisipasi agar pengelolaan TPA Selopuro bisa dilakukan secara mandiri oleh pemerintah daerah.  "Butuh kesesuaian anggaran pada APBD 2022," ujarnya.
 
 
 
Sisi lain, tambahnya, pentingnya menggencarkan program pengolahan sampah dengan proyeksi menjadi biogas, pupuk kompos. 
 
“Kedepannya di TPA tersebut tidak hanya menampung saja tetapi mulai mengolah, memilah dan membuat produk hasil limbah tersebut,” tambahnya. 

Reporter : Aris Purniawan/Juremi
Editor :  Achmad Saichu

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Silpa Proyek di Ngawi Capai Rp 42.6 Miliar

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:02 WIB

Tempat Pembuangan Sampah di PBN Mangkrak

Minggu, 16 Januari 2022 | 19:57 WIB

Setahun, 90 Orang Tewas Akibat Laka Lantas di Ngawi

Senin, 3 Januari 2022 | 20:46 WIB
X