• Selasa, 24 Mei 2022

Anggaran Penanganan Stunting 2022 di Kabupaten Kediri Naik Rp 14 Milliar

- Selasa, 23 November 2021 | 22:00 WIB
Dr Nur Wulan Andadari Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri. (bakti/memo)
Dr Nur Wulan Andadari Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri. (bakti/memo)

Kediri, koranmemo.com - Penanganan Stunting di Kabupaten Kediri disikapi serius Pemkab Kediri dari tahun ke tahun.

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri penanganan stunting akan lebih maksimal dengan anggaran yang besar.

Baca Juga: Nyalakan Lilin, Ruang Tengah Rumah Warga Kertosono Terbakar

Dr Nur Wulan Andadari Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri mengatakan, tahun 2022 mendatang ditambah menjadi 14 milliar.

“Jika di tahun 2021 anggaran hanya berjumlah Rp 7,9 miliar dan adanya tambahan ini, upaya memaksimalkan  pendampingan dan penanganan stunting di Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Korupsi Rp1,4 M Mantan Kades di Ponorogo Ditetapkan Tersangka

Stunting di Kabupaten Kediri tetap serius ditangani dan jumlahnya ratusan bahkan di setiap desa ada 10 hingga 20 anak alami stunting,” jelasnya.

Baca Juga: Viral, Video Anak Panti Asuhan Disiksa dan Diperkosa: Ini Penjelasan Kapolres Malang Kota

Baca Juga: Ketua PWI Kediri: Wartawan Punya Peran Aktif Berantas Narkoba

Ditambahkan Andadari, meski Kabupaten Kediri tidak masuk 10 besar di Jatim untuk kasus stunting dan  anggaran memang besar.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X