• Senin, 29 November 2021

Jadikan Wanita Bawah Umur Sebagai PSK, Subdit IV Renakta Ringkus Mami Ambar

- Kamis, 25 November 2021 | 14:09 WIB
kabid humas polda jatim dalam konferensi pers tindak pidana perdagangan orang. (fauzi/memo)
kabid humas polda jatim dalam konferensi pers tindak pidana perdagangan orang. (fauzi/memo)

Surabaya, koranmemo.com - Unit III Renakta Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum ( Ditreskrimum ) Polda Jawa Timur meringkus seorang pelaku tindak pidana perdagangan orang berinisial NS alias, mami Ambar (41) warga Suko RT. 03/RW. 2, Kelurahan Sumbersuko, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang.

Korbannya sebanyak 29 perempuan (23 dewasa) dan (6 masih dibawah umur).

Peristiwa ini terjadi di Wisma Penantian Dusun Suko, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang. Pada 16 November 2021 sekira pukul 00.30 WIB. Yang sudah beroperasi sejak dua tahun lalu.

"Modusnya, menawarkan pekerjaan melalui akun media sosial ( facebook ) kepada korban dijanjikan akan dijadikan LC di Pulau Bali dengan gaji yang besar antara Rp 10 juta -  Rp 15 juta per/bulan," kata Kombes Pol Gatot Repli Handoko Kabid Humas Polda Jatim, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Selewengkan Dana Desa Rp 240 Juta, Kades Tulus Ditangkap Kejaksaan

Baca Juga: Bupati Ponorogo Mutasi Ratusan PNS, Ini Daftar Lengkapnya Mulai Eselon 4 Hingga Eselon 2

Janji tersangka tersebut membuat korban datang dari berbagai daerah tertarik, korban mulai dari Bandung, Lampung maupun Jakarta. Alih alih mendapat pekerjaan, puluhan perempuan itu justru dijerumuskan menjadi pekerja seks komersial ( PSK )

Tiba di Lumajang, mereka dipekerjakan di rumah Mami Ambar dengan tarif Rp 200 ribu.

"Kronologisnya, pada tanggal 15 Nopember 2021 sekira pukul 09.00 WIB. Korban inisial TR kabur melompat tembok belakang rumah mami Ambar. Yang membuat sekujur tubuh mengalami luka, saat berhasil kabur korban menelpon travel," jelasnya.

Korban pun pergi ke arah Surabaya dan meminta bantuan warga, mendapat aduan dari korban. Korban lantas diantar warga melapor ke Polrestabes Surabaya. Anggota dari polrestabes koordinasi dengan Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

"Setelah menerima laporan, tim bergerak cepat memburu tersangka. Tim berangkat ke Lumajang untuk melakukan penangkapan kepada Mami Ambar. Pada tanggal 15 November 2021, pukul 22.00 WIB, anggota bersama korban menuju ke rumahnya dan pada tanggal 16 November 2021, pukul 00.30 WIB, mengamankan tersangka," tandasnya.

Tiba di lokasi anggota melakukan penggeledahan dan di dalam rumah ditemukan 29 perempuan yang dipekerjakan sebagai PSK. 23 perempuan dewasa dan 6 masih dibawah umur.

Dari hasil pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya. Uang tunai Rp.5.670.000, satu buah buku tamu, satu box kondom, 10 kondom bekas pakai, empat buah pelumas, enam lembar legalisir KK (terkait dengan anak dibawa umur) dan satu unit mobil Luxio Nopol B 1175 CYB.

Sementara terhadap 6 (enam) PSK dibawah umur saat ini berada di Shelter PPT Propinsi Jawa Timur yang berada di lingkup Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk menjalani perawatan dan pemulihan kesehatan.

Sedangkan 23 PSK dewasa saat ini berada di Dinas Sosial Kabupaten Kediri untuk menjalani pembinaan.

Tersangka akan dijerat Pasal 2 Juncto Pasal 17 dan atau Pasal 12 Undang Undang RI Nomor 21 tahun 2007, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara paling singkat 3 tahun dan denda Rp 120.000.000,00 paling banyak Rp 600.000.000,00 (sebagimana dimaksud dalam Pasal 2, Pasal 3, dan Pasal 4 dilakukan terhadap anak, maka ancaman pidananya ditambah sepertiga.

Reporter M Fauzi
Editor Achmad Saichu

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMP Jawa Timur 2022 Ditetapkan, Naik 1,22 Persen

Senin, 22 November 2021 | 18:45 WIB

Polrestabes Surabaya Siap Jaga Keamanan Jelang Nataru

Senin, 15 November 2021 | 21:09 WIB

Dindik Kota Surabaya Gelar LPPS SMP/MTS Negeri

Selasa, 9 November 2021 | 18:08 WIB
X