• Senin, 29 November 2021

Motor Knalpot Brong Ditahan, Ini Syarat Pengambilannya

- Kamis, 25 November 2021 | 17:47 WIB
Petugas Satlantas Polres Tulungagung saat mengamankan pemotor dengan knalpot brong di dekat Pom Bago. (Satlantas Polres Tulungagung)
Petugas Satlantas Polres Tulungagung saat mengamankan pemotor dengan knalpot brong di dekat Pom Bago. (Satlantas Polres Tulungagung)

Tulungagung, koranmemo.com - Satlantas Polres Tulungagung mengamankan ratusan unit sepeda motor yang kedapatan menggunakan knalpot brong.

Ratusan sepeda motor dengan knalpot brong tersebut terjaring oleh petugas dalam Operasi Zebra Semeru 2021.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Bayu Agustyan mengatakan, sebanyak 125 unit sepeda motor berknalpot brong yang diamankan.

Menurut Bayu, razia tersebut sebagai tindak lanjut atas keresahan masyarakat dengan keberadaan knalpot yang menimbulkan suara bising tersebut.

Baca Juga: HGN, Bupati Kediri Akan Percepat Penyaluran Insentif GTT-PTT

Baca Juga: Ini Besaran Anggaran untuk Pengadaan Masker Kain di oleh Pemkab Magetan

Selain mengganggu ketertiban, juga melanggar ketentuan dan membahayakan keselamatan berkendara.

"Knalpot brong sendiri memang secara aturan tidak diperbolehkan, sehingga selama melaksanakan operasi zebra dan kedaatan ada yang menggunakan knalpot brong, maka kami amankan," kata AKP Muhammad Bayu Agutyan, Kamis (25/11).

Bayu menjelaskan, ada 4 target utama selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru tahun ini.

Yakni Pengguna jalan yang melanggar protokol kesehatan, pelanggaran disiplin berlalu lintas serta kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Selain itu, juga memantua beberapa titik yang dianggap rawan terjadi kecelakaan lalu lintas serta kemacetan.

"Karena pandemi masih berjalan, maka penerapan prokes oleh pengguna jalan juga harus diperhatikan," jelasnya.

Bayu menegaskan, pemillik kendaraan yang terjaring karena kedapatan menggunakan knalpot brong tidak dapat serta merta mengambil kendaraan.

Mereka harus memenuhi persyaratan mengganti knalpot yang sesuai dengan standar spesifikasi teknis ( spektek ).

Selain itu, mereka juga harus membayar denda tilang yang ditetapkan melalui proses pengadilan atas pelanggaran yang mereka lakukan.

"Bisa diambil asal datang kekantor, bawa knalpot aslinya, ganti ditempat, bayar denda dan boleh diambil," pungkasnya.

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Irwan Maftuhin

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga Dusun Samar Akhirnya Bisa Mendapat Aliran Listrik

Minggu, 28 November 2021 | 15:30 WIB

Motor Knalpot Brong Ditahan, Ini Syarat Pengambilannya

Kamis, 25 November 2021 | 17:47 WIB

Disabilitas di Tulungagung Banyak yang Berwirausaha

Rabu, 24 November 2021 | 16:59 WIB

Sungai Meluap Sebabkan Tanggul Jebol di Dua Kecamatan

Kamis, 18 November 2021 | 17:29 WIB

Tanggul Sungai Jebol di Kalidawir Mulai Diperbaiki

Selasa, 16 November 2021 | 01:00 WIB
X