• Kamis, 27 Januari 2022

Kasus Pengadaan Perpustakaan Desa di Jombang, Tersangka Segera Jalani Sidang Perdana

- Minggu, 28 November 2021 | 17:39 WIB
Tersangka kasus korupsi Perpusdes (pakai topi) ketika digelandang ke Lapas II B setelah ditetapkan penahanan oleh Kejari Jombang.  (dok/memo)
Tersangka kasus korupsi Perpusdes (pakai topi) ketika digelandang ke Lapas II B setelah ditetapkan penahanan oleh Kejari Jombang. (dok/memo)

Jombang, koranmemo.com - Tersangka kasus korupsi pengadaan Perpustakaan Desa di Jombang, Cuk, segera menjalani sidang perdananya.

Tersangka kasus korupsi pengadaan Perpustakaan Desa ini dijadwalkan menjalani sidang perdana pada Senin (29/11/2021).

 
 
Sebelumnya, Cuk tersangka kasus korupsi pengadaan Perpustakaan Desa ini ditahan di Lapas Kelas IIB Jombang.

"Dari laporan yang kami terima persidangan sudah dijadwalkan. Rencananya sidang perdana akan digelar Senin ini," ungkap Acep Subhan Saepudin, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Jombang, Minggu (28/11/2021).

Baca Juga: Cuaca Ektrem, DLH Kabupaten Kediri Intensifkan Patroli Pohon

Baca Juga: Raperda APBD 2022 Kabupaten Magetan Belum Disetujui Bersama

Dalam sidang perdana itu, Cuk direncanakan akan menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU).

“Sidang juga direncanakan masih akan digelar secara daring,” kata Acep.

Artinya, Cuk akan menjalani sidang dari Lapas Kelas IIB Jombang, sementara JPU, majelis hakim dan penasihat hukum terdakwa akan menjalani sidang dari Pengadilan Tipikor Surabaya.
 
 
 
"Sidangnya masih akan dilakukan secara online kita akan kabari seperti apa nanti dakwaannya, " ucapnya.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang akhirnya menahan Cuk, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Perpustakaan Desa 2019, Kamis (4/11/2021) siang.

Sebelumnya, melalui surat nomor KEP. 02/M.5/Fd.1/03/2021 bertanggal 2 Maret 2021, Kejari Jombang menetapkan Cuk menjadi tersangka penyedia jasa dalam proyek pengadaan perpustakaan desa 2019.
 
 

Perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian negara ditaksir mencapai Rp 328 juta.

Cuk juga dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X