• Kamis, 27 Januari 2022

Kenalkan Warga Alat Peringatan Hingga Cara Menghadapi Bencana 

- Rabu, 1 Desember 2021 | 19:26 WIB
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi



Nganjuk, koranmemo.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mengenalkan warga alat peringatan bencana hingga cara menghadapi bencana.

Khusunya untuk warga yang bermukim di daerah titik rawan bencana di Nganjuk.

Dijelaskan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi kegiatan edukasi merupakan salah satu langkah mitigasi bencana di daerah yang ia pimpin. 

 
 
Untuk itu warga diberikan sosialisasi tentang titik kumpul (tikum) ketika alat Early Warning System (EWS) berbunyi tanda awal terjadinya bencana.

Pelatihan dasar Disaster Victim Identification (DVI) juga dilakukan. Karena pada dasarnya, siapapun dapat berkontribusi untuk mengatasi kondisi bencana. 
 
"Secara bergotong-royong atau lintas sektor tentunya pemulihan bencana dapat segera diatasi bersama," ucap Marhaen, Selasa (1/12/2021).

Baca Juga: Kejari Tulungagung Musnahkan Ribuan Narkotika, BB Tangkapan Selama 2021
 
Baca Juga: Puluhan GTT dan PTT di Tulungagung Geruduk Kantor Dewan, Ini Tuntutannya

Selain kesiapsiagaan SDM kesiapsiagaan peralatan tidak kalah pentingnya dalam hal tanggap bencana. Alhasil pendukung penanganan bencana juga harus disiapkan dengan baik. 
 
Dengan demikian semua peralatan pendukung jika dibutuhkan dalam penanganan bencana, tidak terjadi kendala.

"Peralatan ini juga sangat penting dalam kesiapsiagaan bencana, makanya semuanya harus dikontrol dan dicek agar tidak ada persoalan ketika digunakan," tegasnya.

Baca Juga: Puting Beliung Terjang Lima Desa di Kediri: 12 Rumah Rusak, 1 Warga Terluka
 
Baca Juga: Jelang Lawan PSPK Pasuruan, Persedikab Perbaiki Finishing Pemain

Pemkab Nganjuk, tambah Marhaen, mendapatkan bantuan perlengkapan disaster dari Bidokkes Polda Jawa Timur (Jatim). 
 
Diharapkan perlengkapan disaster tersebut akan bisa dimanfaatkan dalam penanganan bencana di Nganjuk.

Ditegaskan Marhaen, untuk kegiatan mitigasi bencana lebih ditekankan pada ancaman bencana hidrometeorologi di akhir 2021 yang menuntut semuanya bersiap diri menghadapinya. 
 
 
 
Dengan antisipasi yang baik dan optimal, bencana yang datang sewaktu-waktu bisa dihadapi dengan baik serta meminimalisir jumlah korban.

"Untuk itu, kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang datang sewaktu-waktu harus terus disosialisasikan dan disiapkan," katanya.

Reporter :  Inna Dewi Fatimah
Editor Achmad Saichu
 

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksinasi Booster untuk Pegawai Kejari Nganjuk

Rabu, 26 Januari 2022 | 20:32 WIB

Ibu-ibu di Nganjuk Antre Migor Satu Harga

Rabu, 26 Januari 2022 | 19:17 WIB

Jelang PTM, 2 SDN di Ngluyu Rusak

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:13 WIB

Musim Hujan Debit Air Bendungan Sungai Badug Meningkat

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:32 WIB

Kunjungi Polres Nganjuk, Ini Pesan Kadivpropam Polri

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:05 WIB

Puluhan Personel Polres Nganjuk Dites Urine Dadakan

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:51 WIB
X