• Kamis, 29 September 2022

Kapal Cepat Rudal 60 M ke-5 Dilucurkan, Prabowo: Kita Tidak Bergantung Dengan Industri Pertahanan Luar Negeri

- Senin, 6 Desember 2021 | 09:30 WIB
Momen peluncuran Kapal Cepat Rudal ke-5 oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Panglima TNI Andika Perkasa, KASAL Yudo Margono dengan CEO PT PAL Indonesia (Persero) Kaharuddin Djenod. (Dok. PT PAL)
Momen peluncuran Kapal Cepat Rudal ke-5 oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Panglima TNI Andika Perkasa, KASAL Yudo Margono dengan CEO PT PAL Indonesia (Persero) Kaharuddin Djenod. (Dok. PT PAL)

Surabaya, koranmemo.comPT PAL Indonesia (Persero) di Surabaya secara resmi meluncurkan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 meter ke-5.

Upacara peluncuran dilakukan oleh CEO PT PAL Indonesia (Persero) Kaharuddin Djenod dan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI Probowo Subianto, Minggu (5/12).

Peluncuran KCR 60 meter ke-5 diselenggarakan di transfer area Divisi Kapal Perang PT PAL secara khusus dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Hadir juga saat itu Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) serta para pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga: Bupati Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Semeru

Baca Juga: Update Erupsi Gunung Semeru, 14 Orang Meninggal Dunia: Ini Kecamatan Paling Banyak Korban

CEO PT PAL Indonesia (Persero) Kaharuddin Djenod menyampaikan “ Kami dengan bangga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Pertahanan RI kepada PAL dalam proyek pembangunan dua unit kapal KCR 60 Meter,”.

Kapal KCR memiliki kemampuan manuver yang lincah, mampu bergerak secara cepat, serta sesuai fungsinya, pengamanan wilayah maritim dan melakukan pengejaran terhadap kapal asing yang melanggar wilayah teritorial laut RI.

Peluncuran kapal KCR kelima ini kembali menjadi bukti atas kemampuan dan kompetensi yang dimiliki PAL sebagai industri pertahanan dalam negeri.

Sementara itu Prabowo Subianto menyampaikan, “Tanpa kekuatan maritim yang kuat, tidak mungkin negara kita kuat. Dengan ditopang dengan industri pertahanan yang kuat agar kita tidak bergantung dengan industri pertahanan luar negeri,” ucap Menhan RI.

Halaman:

Editor: Achmad Saichu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tim Biliar Porwarnas Jatim Asah Kemampuan

Rabu, 21 September 2022 | 17:42 WIB

Mas Dhito Ikut Nyales, Produk UMKM Ludes

Kamis, 28 Juli 2022 | 21:15 WIB
X