• Kamis, 27 Januari 2022

Harga Tembus Rp 44.000: Ini Kiat Petani Kediri Sukses Hasilkan Cabai Berkualitas

- Senin, 6 Desember 2021 | 11:55 WIB
Petani cabai di Desa Jemekan Ringinrejo panen cabai. (bakti/memo)
Petani cabai di Desa Jemekan Ringinrejo panen cabai. (bakti/memo)

Kediri, koranmemo.com - Menjelang Natal dan Tahun Baru ( Nataru ) harga cabai di Kabupaten Kediri tembus Rp 44.000 per kilogram padahal sebelumnya di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 35.000.

Kenaikan harga ini dirasakan petani cabai di desa Jemekan Kecamatan Ringinrejo, yang dalam pekan ini sudah panen.

Seperti yang dikatakan Imam Solikin (50) petani cabai Desa Jemekan Ringinrejo, di lahan tanaman cabai seluas 200 ru lebih itu untuk panen bisa hingga 8 hari.

Petik cabai dua hari sekali dan sekali petik  mendapatkan 2,3 kwintal sehingga dalam sepuluh hari petik lahan tersebut menghasilkan cabai hampir 2 ton.

Baca Juga: Presiden RI, Joko Widodo Sampaikan Duka Untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Baca Juga: Dua Warga Kota Batu Jadi Korban Erupsi Gunung Semeru

Untuk penjualan, biasanya langsung ke pasar Grosir Ngronggo. Namun karena masih pandemi Covid-19, ia memilih menjual ke pengepul atau pengepul  datang sendiri ke lokasi panen cabai.

“Saya menilai harga cabai cukup bagus dalam minggu ini meski naik turun dan semoga naik terus harganya. Saat ini belum panen raya, namun pasokan cabai di pasar di Kabupaten Kediri saat ini memadai,” jelasnya.

Dijelaskan, pola tanam masing-masing petani cabai jadwal waktu masa awal tanamnya berbeda. Di daerah tertentu di Kabupaten Kediri ada yang bersamaan sehingga bisa disebut panen raya.

Ditambahkan,  yang utama agar cabai berkualitas dan tidak terkena virus kuning atau hama lainya, petani cabai harus sering mantau kondisi cabai mulai minggu pertama tanam.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X