• Kamis, 27 Januari 2022

Tinjau Proyek PBN, Ini Temuan Dirjen Kementerian PUPR 

- Selasa, 7 Desember 2021 | 20:19 WIB
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Diana Kusumastuti, juga berkesempatan mengecek kondisi proyek Pasar Besar Ngawi.
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Diana Kusumastuti, juga berkesempatan mengecek kondisi proyek Pasar Besar Ngawi.



Ngawi, koranmemo.com - Direktur Jenderal (  Dirjen  ) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ), Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Pasar Besar Ngawi ( PBN ) senilai Rp 80,2 miliar, Selasa (7/12).

Ditemukan sederetan persoalan proyek dikerjakan PT PP Urban tersebut.
Diana Kusumastuti mengatakan, peninjauan dilakukan guna mengetahui progress pembangunan. 
 
Dan hasilnya masih ditemukan sejumlah pekerjaan belum sesuai. Adanya kebocoran - kebocoran atap, dinding tidak rapi, tanaman kurang maksimal dan masih ada tampias - tampiasan di beberapa tempat.
 
 

"Peninjauan kali ini masih ada beberapa bangunan yang ada bocor dan perlu ada kerapian. Progres 96 persen dan akan berakhir pada 15 Desember mendatang," ujarnya.
 
Untuk itu, pihaknya meminta Bupati Ngawi kedepannya agar melakukan perawatan dan pemeliharaan. “Kita optimis pembangunan pasar ini akan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Terpisah, Project manager PT. PP Urban Imran Amir mengatakan, bahwa dari hasil peninjauan dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR nantinya akan ditindaklanjuti dengan melakukan perbaikan sesuai petunjuk yang disampikan tadi.
 
“Yang jelas akan kita tindaklanjuti hasil dari peninjauan kali ini,” katanya.
 
 

Disamping itu, pihaknya juga melakukan addendum sebanyak tiga kali sehingga nilai kontrak awal sebesar Rp 73,4 miliar menjadi Rp 80,2 miliar maka perlu adanya tambahan anggaran tersebut. 
 
“Karena kita mengajukan addendum maka untuk anggaran pembangunan yang semula sesuai kontrak sebesar Rp 73,4 miliar sekarang menjadi Rp 80,2 miliar,” ujarnya.
 
 

Dia menambahkan, dalam perubahan addendum tersebut dilakukan pada bulan Agustus. Hingga saat ini pembangunan PBN masih ada kekurangan pekerjaan yang belum selesai meskipun tingga beberapa hari lagi diantaranya halaman depan pasar dan untuk pekerjaan atap sendiri dua hari lagi sudah selesai. 

Reporter : Aris Putniawan/Juremi
Editor Achmad Saichu
 

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi III DPRD Ngawi Sidak Harga Migor Di Pasaran

Selasa, 25 Januari 2022 | 20:03 WIB

DBHCHT Ngawi Naik Jadi Rp 26 Miliar

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:37 WIB

Silpa Proyek di Ngawi Capai Rp 42.6 Miliar

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:02 WIB

Tempat Pembuangan Sampah di PBN Mangkrak

Minggu, 16 Januari 2022 | 19:57 WIB
X