• Sabtu, 21 Mei 2022

Tinjau Kelompok Pengembangan Desa Korporasi Sapi, Bupati Kediri Berharap Bisa Tingkatkan Ekonomi Warga

- Rabu, 5 Januari 2022 | 17:59 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana didampingi Drh Tutik Purwaningsih, Kepala DKPP meninjau lokasi kelompok pengembangan desa korporasi sapi di Desa Tales, Ngadiluwih. (bakti/memo)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana didampingi Drh Tutik Purwaningsih, Kepala DKPP meninjau lokasi kelompok pengembangan desa korporasi sapi di Desa Tales, Ngadiluwih. (bakti/memo)

Kediri, koranmemo.com – Lima Kelompok Pengembangan Desa Korporasi, pengembang sapi di Kecamatan Ngadiluwih menjadi perhatian Bupati Kediri Hanindhito Hiwawan Pramana.

Salah satu lokasi pengembangan korporasi sapi, yang juga meneri mafaat sapi, yaitu Kelompok Subur di Desa Tales, Ngadiluwih, mendapat kunjungi bupati, Rabu (5/1).

Kemudian ada Kelompok Tani Makmur Desa Badal, Kelompok Banjarsari Desa Banjarejo, Kelompok Ngudi Rejeki dan Ngadiloyo di Desa Ngadiluwih.

Bupati menjelaskan, program ini diberikan Kementerian Pertanian dengan menyalurkan sebanyak 1.000 sapi. Setiap desa atau kelompok rata-rata menerima sebanyak 200 sapi.

“Di kelompok Desa Tales ini ada sebanyak 110 sapi. Rincinya, sebanyak 75 sapi lokal dan 35 sapi dari Australia. Ini adalah upaya peningkatan perekonomian di desa-desa di Ngadiluwih,” jelasnya.

Baca Juga: Evaluasi Kerja OPD Tahun 2021, Ini Kata Plt Bupati Nganjuk

Ditambahkan Mas Dhito, dengan sistim peternakan yang tersentralisasi dan terkelola dengan baik ini, pertumbuhan sapi bisa sehat, berkualitas dan tidak sakit.

Sementara itu, Drh Tutik Purwaningsih, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, menjelaskan, pengembangan desa korporasi sapi pendanaannya dari APBN.

“Sesuai petunjuk tehnis dari Kementerian Pertanian, sistim pengembangan desa korporasi sapi harus berada di satu kecamatan dan kami ikuti mekanismenya,” katanya.

Dijelaskan Tutik, jumlah sapi untuk masing-masing kelompok, 100 pejantan dan 100 betina. Lima kelompok di Ngadiluwih ini diharapkan menjadi korporasi dan 1.000 sapi bisa berkembang.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X