• Kamis, 27 Januari 2022

Laporan Banding Ditolak TP3KD, Cakades Bambang Hariyanto Tempuh Upaya Hukum Lain

- Kamis, 13 Januari 2022 | 18:34 WIB
Suasana sidang musyawarah terbuka sengketa Pilkades Desa Gandul, Pilangkenceng dikantor TP3KAD Madiun.
Suasana sidang musyawarah terbuka sengketa Pilkades Desa Gandul, Pilangkenceng dikantor TP3KAD Madiun.

Madiun, koranmemo.com - Calon Kepala Desa (Cakades) Gandul, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun Bambang Hariyanto akan menempuh upaya hukum lain untuk mendapatkan keadilan.

Pasalnya, Tim Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Desa (TP3KD) memutuskan menolak laporan banding Bambang Hariyanto selaku pemohon dalam sidang musyawarah terbuka sengketa Pilkades serentak Kabupaten Madiun 2021, Kamis (13/1/2022).

Hal itu disampaikan Suprijanto, Penasihat Hukum dari Cakades Bambang Hariyanto usai sidang musyawarah. Menurutnya, pelaksanaan Pilkades Gandul disinyalir terdapat kejanggalan.

"Akan menempuh jalur lain, kita melihat ada beberapa fakta persidangan yang diabaikan. Belum puas, ada beberapa fakta yang tidak disampaikan seperti sosialisasi perbup pasal 61 ayat 5 diabaikan, tidak ada dalam Perbup yang mengatakan satu orang satu suara," kata Suprijanto.

Baca Juga: Hadapi Panic Buying atas Gas Elpiji 3 Kg, Ini Cara Disperdagkop & UM Kabupaten Madiun

Diketahui, adanya laporan banding tersebut, lantaran pada saat pemilihan kepala desa serentak Kabupaten Madiun pada 20 Desember 2021 lalu, perolehan suara dua calon seimbang. Yakni, Sunarto memperoleh 1.166 suara, dan Bambang Hariyanto juga mendapat 1.166 suara.

Untuk calon lainnnya bernama Supriyanto hanya 31 suara. Sesuai regulasi Perbup Madiun No 38, pemenang dipilih berdasarkan perolehan suara tertinggi di dusun terluas atau memiliki Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang lebih banyak yakni pemenang nomor urut 1.

Namun, dalam sidang musyawarah terbuka sengketa Pilkades serentak Kabupaten Madiun 2021, Kamis (13/1/2022), banding pemohon ditolak TP3KD.

Salah satu alasannya, karena materi laporan pengajuan banding oleh pemohon dengan pengakuan saksi berbeda.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Booster di Madiun Dimulai Prioritas Lansia

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPU Kota Madiun Bersiap Mulai Tahapan Pemilu 2024

Rabu, 26 Januari 2022 | 18:02 WIB

Warga Kini Bisa Mengadu Langsung ke Kapolres Madiun

Minggu, 23 Januari 2022 | 20:13 WIB

Di Tengah Pandemi, DBD di Madiun Terus Memakan Korban

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:21 WIB

Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh dan Sekolah Diliburkan

Kamis, 20 Januari 2022 | 18:24 WIB
X