• Sabtu, 21 Mei 2022

Ubah Limbah Kayu Banjir Bandang Jadi Rupiah, Ini Rahasianya

- Selasa, 18 Januari 2022 | 18:18 WIB
Yulianto saat menunjukkan kerajinan hasil buatannya dari bahan limbah kayu. (rizky/memo)
Yulianto saat menunjukkan kerajinan hasil buatannya dari bahan limbah kayu. (rizky/memo)

Kediri, koranmemo.com - Limbah kayu biasanya dibiarkan berserakan karena dianggap tidak memiliki nilai jual. Namun, di tangan Yulianto, asal Dusun Besowo Timur Desa Besowo Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri justru mengubah limbah kayu menjadi kerajinan bernilai rupiah.

Limbah kayu itu rupanya didapatkan dari sisa bencana banjir bandang dari aliran Gunung Kelud tahun 2021 lalu.

Saat ditemui di kediamannya, pria berusia 32 tahun ini terlihat duduk santai usai bekerja di bengkel las di lingkungan setempat.

Sambil momong anak, dia tampak mengobrol santai tentang aktivitas kesehariannya dan menunjukkan kerajinan buatannya. "Kebetulan ini lagi santai karena baru pulang bekerja," ucapnya.

Yulianto menceritakan, kerajinan yang dia buat berawal keprihatinannya melihat tumpukan kayu di Sungai Kalitengah desa setempat akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada Januari 2021 lalu.

Baca Juga: Belok Mendadak, Warga Deyeng TewasBaca Juga: Gara-gara Warisan, Diduga Anak Aniaya Ibu Kandung

Kayu itu terlihat berserakan dan berukuran besar berjumlah banyak. "Saat kerja bakti disana, saya dapat ide kalau kayu ini adalah kayu klasik punya nilai tinggi. Akhirnya, saya ambil untuk dibawa ke rumah," katanya.

Setelah membawa limbah kayu secara bertahap, dia mendapatkan ide dari temannya bahwa limbah kayu tersebut dapat dikelola karena memiliki nilai jual tinggi.

Meski belum mempunyai pengalaman, ia terinspirasi ide tersebut sehingga tertarik untuk mencoba proses pembuatan.

"Saya langsung mengumpulkan bahan-bahannya, lalu mulai membuat asbak rokok," ujarnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X