• Sabtu, 21 Mei 2022

BPBD Kabupaten Kediri Sebut Puncak Musim Hujan Februari-Maret, Ini Yang Harus Diwaspadai

- Kamis, 20 Januari 2022 | 13:51 WIB
Peristiwa rumah tertimpa pohon di Kras di di bulan Januari di musim cuaca ektrem. (bakti/memo)
Peristiwa rumah tertimpa pohon di Kras di di bulan Januari di musim cuaca ektrem. (bakti/memo)

Kediri, koranmemo.com - Mengacu pada Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat terkait puncak musim hujan deras intensitas deras dan angin dengan intensitas kencang disikapi serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri. Perkiraan puncak dari hujan deras dan angin kencang terjadi Februari dan awal Maret.

Slamet Turmudi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri melalui Syaifudin Zuhri Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kediri menjelaskan, hal ini disebabkan sebagai dampak badai La Nina dan Kabupaten Kediri termasuk terdampak.

“ Kabupaten Kediri wilayah rawan bencana dari 38 Kota/Kabupaten di Jawa Timur.Intensitas hujan deras tinggi dan angina puting beliung seringkali menerjang di wilayah Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Karenanya Zuhri berharap warga tetap meningkatkan kewaspadaan untuk keselamatan bersama. Hampir beberapa wilayah di Kabupaten Kediri di musim hujan rawan bencana dan perlu antisipasi untuk pengurangan resiko bencana dan tidak terjadi korban.

Baca Juga: Ternyata Ini Identitas Wanita Korban Tertabrak KA di Purwoasri

Baca Juga: Tekan Penyebaran Omicron, Satpol PP Kabupaten Kediri Edukasi Pedagang Pasar Kras

“Lima Kecamatan di barat sungai seperti Mojo,Semen,Banyak,Grogol dan Tarokan termasuk rawan tanah longsor karena kondisi geografis pegunungan. Banjir juga masih sering terjadi dan putting beliung,” katanya.

Zuhri menambahkan di timur sungai seperti Kepung,Plosoklaten, Ngancar,Puncu dan Kandangan jugan bagian rawan bencana. Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) berkoordinasi dengan BPBD dan Forkompimca setempat tetap koordinasi pengurangan resiko bencana.

Sementara Agung Noegroho Camat Kras pasca terjadinya rumah dan kandang sapi tertimpa pohon karena puting beliung di Mojosari Kras berupaya koordinasi dengan Forkompimca Kras dan Pemerintah Desa Mojosari membantu perbaikan.

“Kita koordinasi dengan Pemerintah Desa Mojosari untuk membantu perbaikan kandang sapi milik warga yang rusak. Peristiwa ini juga sudak kami sampaikan ke Mas Bup Dhito untuk sebisa mungkin mendapatkan perhatian,” katanya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X