• Senin, 23 Mei 2022

Produksi Apel Turun, Pemkot Batu Gelontor Rp 198 Juta

- Minggu, 23 Januari 2022 | 12:28 WIB
Nampak lahan pertanian apel mulai banyak yang kering. (Arief/memo)
Nampak lahan pertanian apel mulai banyak yang kering. (Arief/memo)

Batu,koranmemo.com - Makin kritisnya lahan dan produktivitas buah apel di Kota Batu tiap tahunnya membuat kondisi ini ironis lantaran maraknya alih fungsi lahan pertanian apel dan usia pohon apel banyak yang sudah tua.

Melihat permasalah itu, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu  berupaya melakukan sosialisasi pada para petani apel agar produktivitasnya tetap terjaga.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian, Harijadi Agung S menilai, sebenarnya ada beberapa hal yang disinyalir juga menjadi penyebab turunnya produktivitas buah apel. Salah satunya, sulitnya mencari buruh tani.

Baca Juga: Bandel, PKL di Jalan Tamtama Ngadiluwih Dirazia

“Anak-anak muda di Kota Batu sekarang jarang ada yang mau menjadi buruh tani, rata-rata buruh tani sudah berumur. Ini juga permasalahan untuk pertanian apel,” ungkapnya.

Selain terkait buruh tani, rata-rata pohon apel usianya sudah relatif tua berusia 15-30 tahun. Padahal pohon apel yang produktif berusia 4-20 tahun.

“Suhu udara di Kota Batu yang tidak begitu dingin juga berpengaruh,” ungkapnya.

Baca Juga: Ternyata, Ada Lima Fakta Unik Di Negara Rusia, Ini Daftarnya

Terlebih, harga apel kian murah yang tidak bisa menutup biaya produksinya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CJH Kota Batu Dipastikan Berangkat Tahun Ini

Minggu, 22 Mei 2022 | 16:56 WIB

Pedagang Kota Batu Tolak Penutupan Pasar Hewan

Kamis, 19 Mei 2022 | 13:38 WIB
X