• Sabtu, 21 Mei 2022

Jembatan Setren Putus, Warga Membuat Jembatan Sementara

- Minggu, 23 Januari 2022 | 18:44 WIB
Tatit Heru Tjahjono saat mensidak jembatan putus penghubung Desa Setren dan Desa Mungkung, Kecamatan Rejoso (istimewa)
Tatit Heru Tjahjono saat mensidak jembatan putus penghubung Desa Setren dan Desa Mungkung, Kecamatan Rejoso (istimewa)

Nganjuk, koranmemo.com - Hampir setiap musim hujan tiba ada saja kasus jembatan putus yang terjadi di Kabupaten Nganjuk. Mulai jembatan untuk memasuki area persawahan hingga yang menghubungkan  kecamatan.

Salah satunya adalah jembatan Setren penghubung antar desa di Kecamatan Rejoso yang ambrol hingga putus total.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk, jembatan itu punya dampak kerusakan sepanjang kisaran 20 meter, dengan lebar 3 meter dan tingginya sekitar 3,5 meter.

Baca Juga: Pengeluaran Rokok Rumah Tangga Miskin Lebih Tinggi

Agar masyarakat bisa lewat dan tidak memutar jauh karena jembatan putus sekarang dibangun jembatan sementara dari besek atau anyaman bambu.

Disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono usai melakukan sidak di lokasi bahwa dia mendapat laporan dari warga Desa Setren dan Desa Mungkung, terkait terputusnya jembatan antar desa itu.

Baca Juga: Diduga Minum Obat Hama, Buruh Tani di Kunjang Tewas: Izinnya Mau Mengairi Sawah

“Ini tadi pagi ada WA (WhatsApp), bahwa ada jembatan di Setren yang terputus, dan memang bener saya lihat kondisinya,” ujar Tatit, Minggu (23/1/2022).

Terkait pembangunan jembatan itu, menurut Tatit, sebenarnya sudah dianggarkan Tahun 2020. Namun anggarannya belum bisa direalisasikan, karena adanya refocusing anggaran penanganan Covid-19.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X