• Sabtu, 21 Mei 2022

2 PMI Kabupaten Kediri dari Malaysia Wajib Karantina

- Rabu, 26 Januari 2022 | 12:23 WIB
Jumadi Kabid Penempatan Kerja (Penta) Disnaker Kabupaten Kediri.
Jumadi Kabid Penempatan Kerja (Penta) Disnaker Kabupaten Kediri.

Kediri, koranmemo.com - Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal desa di wilayah Kecamatan Kayen Kidul yang datang dari Malaysia pada 22 Januari lalu merupakan ibu dan anak. Mereka tiba di Bandara Juanda dengan menumpang pesawat Garuda MH 871 dengan passport XE 356311 dan XE 357163.

Agus Tjahyono Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri melalui Jumadi Kabid Penempatan Kerja (Penta) menjelaskan, dua PMI ini merupakan bagian dari 100 lebih PMI asal Propinsi Jawa Timur.

"Dari ratusan PMI dari Jawa Timur itu dua diantaranya asal Kabupaten Kediri. Saat ini keduanya ikuti karantina di wisma haji Sukolilo Surabaya selama 7 hari dan ini sesuai dengan mekanisme yang ada harus ikuti prosedur yang ada dari Satgas Covid 19 Propinsi Jatim,” jelasnya.

Baca Juga: Komisi IV Berharap PTM 100 Persen Perlu Kesiapan Matang

Ditambahkan Jumadi, rencananya Disnaker akan melakukan penjemputan Sabtu (29/1) untuk kembali ke rumahnya di wilayah Kecamatan Kayen Kidul.

“Keduanya tidak terpapar Covid 19 dan jika terpapar tentu saat datang langsung dibawa ke rumah sakit rujukan untuk perawatan.Namun ini dikarantina dulu sebelum dijemput ke Kediri,” katanya.

Jumadi menambahkan, jika sudah di rumah keduanya harus ikuti isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

Selama isolasi mandiri tidak disarankan kontak dengan dengan orang lain dan diharapkan tinggal di rumah.

Baca Juga: Dua Remaja Diwek Pengedar Sabu Dibekuk, Polisi Sita 11 Paket Sabu dan 8.000 Pil Koplo

“Sekalipun tidak terpapar Covid 19,mekanisme penjemputan PMI dari luar negeri penerapan mekanisme seperti itu,mulai dari kedatangan hingga di rumah harus ketat prokes. Karena mereka datang dari negara yang juga pandemic Covid 19,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X