• Senin, 23 Mei 2022

Pra Peradilan JE Ditolak, Komnas PA: Kenapa Tidak Langsung Ditahan?

- Rabu, 26 Januari 2022 | 15:07 WIB
Ketua Komnas PA Ariest Merdeka Sirait saat datang di Polres Malang Kota.(ist)
Ketua Komnas PA Ariest Merdeka Sirait saat datang di Polres Malang Kota.(ist)

Batu, koranmemo.com - Upaya Praperadilan kasus pelecehan seksual yang dilakukan JE ,pemilik Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu terhadap siswinya, akhirnya ditolak oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Melihat penolakan praperadilan tersebut, Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mendesak Polda Jatim segera menahan JE.

"Ini adalah putusan yang diyakini kedaulatan keadilan dari Tuhan, dan saya penuh harap mendesak Polda Jatim untuk segera menangkap dan mengurung JE dengan ancaman seumur hidup dan mewajibkan ganti rugi," katanya.

Arist mengatakan, desakannya tersebut untuk mengantisipasi agar JE tidak melarikan diri dari proses hukum yang berlangsung.

"Dengan demikian agar tersangka JE tidak melarilan diri segeralah Polda Jatim menangkap dan mengurung tersangka JE," katanya menambahkan.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Bangkit Pekan ke-21 untuk Perbaiki Klasemen Sementara

Arist juga meminta Kapolri agar memerintahkan Kapolda Jatim segera melengkapi berkas perkara tersangka agar segera disidangkan.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, JE belum dilakukan penahanan.

Alasannya penyidik kini akan lakukan gelar perkara bersama kejaksaan untuk memutuskan apakah dilakukan penahanan atau tidak terhadap JE.

"Kami sekarang meminta petunjuk dari Kejaksaan. Ya tiga hari ke depan pertimbangannya saya nanti tanya ke penyidik. Nanti akan dilakukan gelar perkara untuk hasil keputusannya," ujarnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CJH Kota Batu Dipastikan Berangkat Tahun Ini

Minggu, 22 Mei 2022 | 16:56 WIB

Pedagang Kota Batu Tolak Penutupan Pasar Hewan

Kamis, 19 Mei 2022 | 13:38 WIB
X