• Kamis, 1 Desember 2022

Ini Tanggapan Ulama Terkait Seruan Unduh Aplikasi Open BO Oleh Wali Kota Malang

- Kamis, 17 Maret 2022 | 10:33 WIB
Ilustrasi Prostitusi Online (rappler)
Ilustrasi Prostitusi Online (rappler)

Malang, koranmemo.com - Maraknya prostitusi online atau 'Open BO' di Kota Malang dan langkah Wali Kota Malang Sutiadji yang menyarankan semua lurah dan camat mengunduh applikasi MiChat memunculkan pendapat dari ulama.

Salah satunya yakni Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Faqih Malang, Ustaz Faris Khoirul Anam.

Faris mendukung upaya Sutiaji untuk memberantas prostitusi online ini. Dia mengatakan, pelaku prostitusi online itu telah dikategorikan berzina.

"Sesuai informasi Alquran, perbuatan zina ini bukanlah kemaksiatan baru. Yang baru adalah bagaimana manusia melakukan zina itu. Maka sekarang ada aplikasi-aplikasi online itu. Oleh karena itu bila ini merupakan kejahatan lama, janganlah kita yang hidup di abad ini menjadi penerus pelaku zina yang ada di sepanjang masa," kata Anggota Komisi Fatwa MUI Jawa Timur itu.

Baca Juga: Rp 70 M Untuk Perbaikan Jalan di Kabupaten Kediri

Dia pun menyarankan orang-orang yang terlibat di prostitusi online itu untuk segera bertaubat. Sebab, berhubungan layaknya suami-istri di luar nikah itu nantinya mendapat ancaman buruk atau dosa.

"Kelak di akhirat akan dikumpulkan bersama para pelaku zina itu di neraka. Allah SWT berfirman tentang ancaman bagi pelaku zina ini paling tidak dalam dua ayat. QS. al-Isra: 32 dan QS. al-Furqon: 68," paparnya.

Sementara itu, sebelumnya diberitakan, kebanyakan PSK yang melakukan 'Open BO' tersebut terpaksa melakukan zina itu karena faktor ekonomi. Mereka kebanyakan janda dan pengangguran.

Faris mengatakan, alasan ekonomi tidak bisa menjadi pembenaran para wanita itu untuk 'Open BO'.

Menurutnya, Allah SWT tidak memberikan solusi terhadap permasalahan ekonomi yang dihadapi manusia dalam bentuk kemaksiatan.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kompol Danang Yudanto Jabat Kapolsek Blimbing

Kamis, 17 November 2022 | 21:49 WIB
X