Membahas Ambrolnya Wahana Seluncur Air dengan Komisi D DPRD Surabaya, Pemimpin Kenpark Tidak Hadir

- Selasa, 10 Mei 2022 | 16:57 WIB
Hearing Komisi D DPRD Surabaya membahas ambrolnya Wahana Kenpark (fauzi/koranmemo)
Hearing Komisi D DPRD Surabaya membahas ambrolnya Wahana Kenpark (fauzi/koranmemo)

Surabaya, koranmemo.com - Pasca insiden ambrolnya wahana seluncur air Kenjeran Park (Kenpark), Komisi D DPRD Kota Surabaya menggelar rapat dengar pendapat (RDP), Selasa (10/5).

RDP Komisi D Kota Surabaya itu mengundang Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKKOP) dan BPBD Kota Surabaya beserta pengelola Kenpark.

Namun RDP atau hearing Komisi D tersebut tidak dihadiri pimpinan PT Granting Jaya dan PT Bangun Citra Wisata atau dinyatakan absen.

Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Hj. Khusnul Khotimah menunda menggelar hearing kembali.

Baca Juga: Galeri Industri Kayu di Ngawi Terkesan Tidak Ada Aktivitas, Ini Penjelasan Kabid Perindustrian DPPTK

"Kami akan menggelar hearing lagi pada hari lain," kata Hj. Khusnul, Selasa (10/5/2022).

Diungkapkannya, selama pengelola Kenpark belum menuntaskan asuransi bagi para korban, wahana wisata tidak boleh dibuka.

Dia menyebut, asuransi menjadikan hal vital ketika ada insiden atau kecelakaan. Karena itu, seharusnya ditampilkan keterangan asuransi pada tiket.

"Lah ini, tidak ada keterangan asuransi kan, bagaimana ini coba," ungkap Khusnul, politisi perempuan Fraksi PDIP.

Baca Juga: Ngawi Geger, Pria Bertato Naga Tewas di Atas Motor, Penyebabnya Tunggu Hasil Visum

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X