• Sabtu, 21 Mei 2022

Diduga Tipu Korban Rp 1,7 Miliar, Manajer Koperasi di Kota Malang Ditetapkan DPO Karena Menghilang

- Kamis, 12 Mei 2022 | 17:52 WIB
Petugas menunjukan pamflet tersangka dalam daftar pencarian orang. (Arief/memo)
Petugas menunjukan pamflet tersangka dalam daftar pencarian orang. (Arief/memo)

Malang,koranmemo.com - Satreskrim Polresta Malang Kota menetapkan Sdn alias Mboen (57) warga Jalan Pahlawan Trip Kecamatan Klojen dan Villa Puncak Tidar sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Mboen yang menjadi tersangka kasus 378 KUHP atau penipuan, lantaran diduga menghilang dan tak memenuhi panggilan polisi.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febriyanto Prayogapada mengatakan, tersangka selama ini mengaku bekerja sebagai Manajer Koperasi Serba Usaha Lumbung Astho di Jalan Letjen Sutoyo, Kota Malang.

“Yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan laporan seorang korban yang mengaku ditipu. Kami menduga ada korban lain, meski yang melapor baru satu orang,” katanya, Kamis (12/5).

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi BPNT Kota Kediri, Kejari Kota Kediri Segera Melimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya

Modus penipuannya, tersangka mengaku sebagai pimpinan koperasi dan menawarkan korban untuk melakukan investasi.

Ternyata, kata AKP Bayu Febriyanto Prayogapada, uang yang diinvestasikan korban digunakan untuk membeli aset atas nama pribadi pelaku.

“Akibatnya, korban mengalami kerugian mencapai Rp 1,7 miliar. Aksinya ini dilakukan pada tahun 2018,” ungkap dia.

Begitu korban melapor, polisi berupaya memanggil tersangka hingga dua kali. Namun tersangka tak memenuhi panggilan itu tanpa alasan jelas. Polisi juga telah berupaya mencari tersangka di rumahnya.

Baca Juga: Ambil Ranjauan Narkoba di Watudandang, 2 Pengedar Disergap Polisi

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

JPO Malang Butuh Perhatian Pemkot

Selasa, 17 Mei 2022 | 19:20 WIB
X