Meski Ada Temuan PMK Pasar Hewan Tak Ditutup, Bupati Ponorogo: Khawatir Perekonomian Lumpuh

- Selasa, 17 Mei 2022 | 16:41 WIB
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko

Ponorogo, koranmemo.com - Sudah ditemukannya sapi yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Magetan, membuat Pemkab Ponorogo sudah melakukan ancang-ancang.

Ancang-ancang yang dilakukan Pemkab Ponorogo, salah satunya akan memperketat mobilisasi hewan ternak antar kabupaten.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyebut bahwa akan melakukan cek poin di sejumlah titik, di antaranya di perbatasan Madiun, Trenggalek, Pacitan, Magetan dan di Pasar Hewan

"Yang paling penting penyekatan khusus, lima titik dilakukan cek poin arah Madiun, Magetan, Trenggalek, Pacitan dan pasar hewan," ungkapnya, Selasa (17/5/2022)

Meski demikian Bupati Sugiri Sancoko tidak akan menutup operasional pasar hewan di wilayahnya.

Baca Juga: Peternakan Babi di Bumiaji Disoal Warga, Ternyata ini Masalahnya

Sebab jika ditutup, tambah Sugiri Sancoko, perekonomian akan kembali lumpuh, seperti saat pandemi Covid-19. Padahal saat ini sedang pemulihan ekonomi.

"Khusus ternak dari Kabupaten Magetan, karena sudah ada kasus PMK akan kami perketat," lanjutnya.

Bupati Sugiri juga berencana berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Timur untuk membahas penanganan serta pengadaan obat dan vaksin PMK.

Dengan begitu bisa menjadi solusi untuk para peternak hewan.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ponorogo Dapat Jatah 8.000 Dosis Vaksin PMK

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:19 WIB
X