DPRD Tulungagung Minta Eksekutif Maksimalkan Dua Ranperda Baru

- Rabu, 18 Mei 2022 | 22:30 WIB
Ketua DPRD Tulungagung, Marsono dan Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo saat memberikan dokumen dua ranperdaa yang sudah disetujui. (isal/memo)
Ketua DPRD Tulungagung, Marsono dan Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo saat memberikan dokumen dua ranperdaa yang sudah disetujui. (isal/memo)

Tulungagung, koranmemo.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung menggelar rapat paripurna dengan pembahasan dua rancangan perda (Ranperda).

Dengan dibahasnya dua ranperda tersebut, diharapkan eksekutif bisa menerapkan secara maksimal dalam kebijakan di daerah. Tidak hanya itu, permasalahan jalan rusak yang selama ini selalu dikeluhkan oleh masyarakat juga tidak luput dari pembahasan.

Diketahui, pada rapat paripurna yang digelar di ruang Graha Wicaksana, DPRD Tulungagung, dihadiri oleh sebagian besar anggota dewan dan OPD dijajaran Pemkab Tulungagung.

Pada rapat tersebut, dua ranperda yang dilakukan pembahasan pada sore ini merupakan Ranperda tentang Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung dan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah No: 10 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Perparkiran di Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga: Setubuhi Anak Tiri Berusia 12 Tahun, Pria Tulungagung Dibekuk Polisi

Ketua DPRD Tulungagung, Marsono mengatakan, pihaknya selaku legislatif tentu berperan dalam hal pengawasan. Sedangkan eksekutif memiliki tanggung jawab untuk menerapkan dua ranperda tersebut secara maksimal di daerah.

Menurut Marsono, optimalisasi dua ranperda tersebut tentunya akan berpengaruh pada pembangunan di daerah. Maka dari itu, sewajarnya jika eksekutif bisa memaksimalkan hal itu.

"Tupoksi kita hanya dalam pengawasan, tentu kami berharap agar pelaksanaannya berjalan maksimal demi pembangunan daerah," kata Marosono, Rabu (18/5).

Marsono menjelaskan, sektor perparkiran saat ini memang perlu ditinjau ulang. Mulai segi kemanfaatan dan juga tata kelola ruang kota, dan bahkan hingga segi pendapatannya. Hal itu dilakukan agar optimalisasi pada sektor perparkiran bisa dilakukan, sehingga berjalan beriringan dengan pembangunan daerah.

Baca Juga: Setubuhi Anak Tiri Berusia 12 Tahun, Pria Tulungagung Dibekuk Polisi

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X