Dugaan Pungli PTSL, Kades Gebyog Mangkir dari Panggilan Kejaksaan Magetan

- Kamis, 19 Mei 2022 | 19:25 WIB
Kantor Kejari Magetan. (Norik/Memo)
Kantor Kejari Magetan. (Norik/Memo)

Magetan, koranmemo.com - Kepala desa (Kades) Gebyog, Kecamatan Karangrejo, mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan ketika hendak dimintai keterangan terkait laporan adanya dugaan pungutan liar (pungli ) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kepala seksi (Kasi) Intelijen Kejari Magetan, Antonius, membenarkan kabar tersebut. ” Pada hari ini melakukan panggilan terhadap Kepala desa namun sampai siang ini yang bersangkutan belum datang dan tidak memberikan informasi,” kata Kajari (kepala Kejaksaan Negeri) Magetan Atik Rusmiarty melalui Antonius Kepala seksi (Kasi) Intelijen Kejari Magetan, Kamis ( 19/5).

Ditegaskan Kasi Intel, Kejari Magetan akan menerbitkan surat panggilan kedua untuk Kades Gebyog serta pihak lain terkait dugaan Pungli PTSL tersebut.

Baca Juga: Ranperda Perparkiran Segera Dikirim ke Provinsi, Parkir Berlangganan di Tulungagung Jadi Sorotan

Baca Juga: Terkait Standar Stadion, CEO Persik Kediri Akan Diskusi Dengan PT LIB

” Atas kejadian ini selanjutnya Pidsus akan kembali mengirimkan surat panggilan ke II dan memanggil pihak lainnya untuk dilakukan permintaan keterangan,” jelas Antonius.

Dibeberkan Kasi Intel, Kejari Magetan menerima aduan masyarakat terkait dugaan Pungli program PTSL desa Gebyog.

” Pemeriksaan desa Gobyog berawal dari laporan masyarakat bahwa ada pungutan liar di desa Gobyog untuk pembuatan sertifikat. Berawal dari laporan tersebut, Ibu Kajari mendisposisi ke Pidsus dan ditindaklanjuti oleh Pidsus dengan mendatangi langsung masyarakat desa Gebyog untuk mencari data dan keterangan,” tegas Antonius.

Reporter Noorbiyanto
Editor Achmad Saichu

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wabah PMK di Magetan, Puluhan Sapi Mati

Senin, 27 Juni 2022 | 22:09 WIB
X