• Kamis, 7 Juli 2022

Malam Ekspresi Kebebasan Pers di Uniska, Satu Suara Melawan Pemberangusan Kebebasan Berpendapat

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 16:53 WIB
Salah satu penampilan dalam malam ekspresi kebebasan pers di Uniska dilanjut MoU AJI Kediri dengan Uniska. (Ist)
Salah satu penampilan dalam malam ekspresi kebebasan pers di Uniska dilanjut MoU AJI Kediri dengan Uniska. (Ist)

 

Kediri, koranmemo.com - Hawa dingin yang menyergap selepas hujan tak membatasi berbagai kreasi dalam ‘Malam Ekspresi Kebebasan Pers’ yang digelar di aula Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri, Jumat (20/5/2022) malam.

Kegiatan yang dihelat Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Kediri bersama Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Dewan Kota Kediri dan Fakultas Hukum Uniska ini mendapatkan sambutan antusias.

Sekitar 200 penonton mengikuti perhelatan yang digelar dalam rangka World Press Freedom Day (WPFD) atau Hari Kemerdekaan Pers Internasional.

Mereka menikmati berbagai tampilan musik, puisi, teatrikal, musikalisasi puisi dan pantomim di atas panggung yang berakhir menjelang tengah malam ini.

Baca Juga: Pejabat Inspektorat Pemkot Madiun Dibentak Hakim Saat Jadi Ahli di Sidang Perkara PDAM Kota Madiun

Diawali dengan penampilan grup musik Amoeba IAIN Kediri. Dilanjutkan pembacaan puisi dan teatrikal. Gusti yang membawakan Sajak Orang Kelaparan karya Rendra.

Disusul penampilan Teater Kanda, Teater Adab, Perjal Pare dan Nono EMJE, dari Teater Merah Putih.

Tampilan teater ini menunjukkan kritik sosial dan keresahan atas penderitaan rakyat serta kemuakan atas sikap elit yang menyalagunakan kekuasaan. Serta sikap otoritarian yang memberangus sikap kritis.

Special performance Sang Saka juga dengan lagu-lagu kritis yang menyentil perilaku koruptif politisi dengan 'Tampak Merdeka, 'Janji' dan 'Maling Masa Kini'. Ditutup dengan musikalisasi puisi RiantDaffa.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Jelang Idul Adha, Ini Saran DKPP dan Kemenag

Rabu, 6 Juli 2022 | 12:38 WIB
X