Balok Altar Zaman Majapahit Diboyong ke Museum

- Minggu, 22 Mei 2022 | 14:46 WIB
Salah satu benda balok yang ditemukan warga di pinggir sungai di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok. (Ist)
Salah satu benda balok yang ditemukan warga di pinggir sungai di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok. (Ist)
Blitar, koranmemo.cpm- Balai Pelestarian Cagar Budaya atau BPCB Jawa Timur mengevakuasi lima benda yang diyakini cagar budaya kerajaan zaman dahulu. Lima benda itu di antaranya balok dengan relief atau gambar sapi. 
 
Arkeolog BPCB Jatim Nonuk Kristiana mengatakan benda yang diyakini cagar budaya itu ditemukan di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. 
 
"Kami ke Blitar karena ada laporan dari warga soal temuan benda yang diduga cagar budaya. Ada lima benda yang ditemukan warga pada 2021 lalu. Akhirnya kami amankan untuk diteliti," kata Nonuk, Minggu (22/5).
 
 
Dia menjelaskan ada dua lokasi yang menjadi penemuan benda. Hanya saja semuanya berada di pinggiran sungai, tetapi beda titik penemuan. 
 
Dia mengatakan lima benda itu yakni balok batu berjumlah satu. Di balok batu itu bertuliskan angka tahun  1301 Saka atau 1368 Masehi. 
 
Sementara balok lainnya yakni dua balok batu dengan relief hiasan sinar di bagian tengah dan  dengan ceplok bunga.
 
 
Ketika ditemukan balok  berukuran panjang 150 sentimeter dengan  lebar 37 sentimeter.  Ada pula balok batu dengan relief atau gambar sapi. Kali ini dengan ukuran panjang 136 sentimeter lebar 30 sentimeter dengan tinggi 20 sentimeter.
 
 "Untuk balok kelima, dalam bentuk batu andesit  berbentuk meja altar. Ukurannya panjang 127 sentimeter, lebar 55 sentimeter dengan ketebalan 30  sentimeter," katanya.
 
Melihat bentuk dan angka yang tertulis dalam batu, pihaknya memastikan berasal dari zaman Majapahit.
 
 
Biasanya meja altar pada zaman dahulu kala digunakan untuk perlengkapan sembahyang. 
 
Seperti meja untuk keperluan meletakkan sesaji. Guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, benda akhirnya diboyong ke Museum Penataran. Dengan harapan agar masyarakat ikut mempelajarinya. 
 
Reporter Abdul Aziz Wahyudi
Editor Achmad Saichu

 

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Syarat Pendaftaran Pemantau Pemilu

Senin, 4 Juli 2022 | 13:13 WIB

Enam Bulan Temukan 60 Kasus DBD, 1 Meninggal

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:50 WIB
X