• Senin, 15 Agustus 2022

BBVet Jogjakarta Terjunkan Tim, Teliti Penyebab Sapi Mati di Ponorogo

- Jumat, 24 Juni 2022 | 14:37 WIB
Salah satu sapi yang mati akibat PMK
Salah satu sapi yang mati akibat PMK

 

Ponorogo, koranmemo.com - Jumlah sapi yang mati akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Ponorogo mencapai ratusan.

Hal ini membuat Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates Jogjakarta turun tangan.

Mereka diterjunkan guna menemukan faktor atau agen penyebab kematian yang tergolong tinggi di wilayah tersebut.

"Ada satu dokter hewan dan paramedik yang diterjunkan," ungkap Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Dan Statistik (Diskominfo) Ponorogo Bambang Suhendro, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: Music Video Left and Right Charlie Puth feat. Jeon Jungkook BTS Rilis!

Bambang membeberkan bahwa tim BBVet akan mengambil sampling di sejumlah desa di kecamatan Pudak. Antara lain Desa Pudak Kulon, Krisik, dan Pudak Wetan.

"Metodenya melakukan wawancara dan mengisi kuisioner terhadap para peternak terdampak PMK di titik lokasi," lanjut Bambang.

Selain kuisioner, tim BBVet tersebut juga mengambil sampel organ sapi yang telah mati akibat PMK. Sampel yang diambil yakni jantung, paru-paru, retikulum, dan organ lain yang dianggap terkait dengan PMK.

Baca Juga: Menikmati Libur Sekolah di Trenggalek Bersama Keluarga, Berikut Ini 10 Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tumplek Blek, 307 Grup Reog Meriahkan HUT Ponorogo

Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:07 WIB
X