• Senin, 26 September 2022

Sejumlah SD dan SMP Tulungagung Sulit Penuhi Jumlah Siswa Baru, PPDB Jadi Sorotan DPRD

- Jumat, 24 Juni 2022 | 17:47 WIB
Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Gunawan saat memberikan pernyataan soal PPDB di Tulungagung. (isal/memo)
Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Gunawan saat memberikan pernyataan soal PPDB di Tulungagung. (isal/memo)

Tulungagung, koranmemo.com - DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti beberapa sekolah menengah pertama (SMP) kesulitan memenuhi jumlah siswa pada penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Selain itu, DPRD Tulungagung juga menilai jika sistem zonasi yang diterapkan harus dievaluasi lantaran sistem zonasi masih belum efektif.

Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Gunawan mengatakan, memang selama pelaksanaan PPDB jenjang SD – SMP masih adanya beberapa sekolah yang kesulitan memenuhi jumlah siswa baru.

Hal ini tentunya harus segera dilakukan pembahasan dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Magetan Melandai, Pengadaan Mobile PCR Rp 3,8 Miliar Terancam Mubazir

Tentunya harus segera dipikirkan, apakah permasalahan pada PPDB di sekolah tersebut cukup parah atau tidak.

"Informasi yang kami kumpulkan memang ada beberapa sekolah yang siswanya sedikit setiap tahunnya, terutama di wilayah pinggiran," kata Gunawan, Jumat (24/6).

Permasalahan pada PPDB tersebut, jelas Gunawan, biasa terjadi di sekolah SD maupun SMP di wilayah Rejotangan.

Diketahui sekolah negeri di wilayah tersebut memang kalah saing dengan sekolah swasta yang berbasis agama Islam.

Baca Juga: Calon Pendaftar Jalur Zonasi PPDB Kota Kediri dari Luar Kota Perlu Melakukan Pendataan, Supaya Masuk Database

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga BBM Naik, Pertashop Kelimpungan, Ini Penyebabnya

Rabu, 21 September 2022 | 19:51 WIB

Gasak Rumah Kosong, Pria di Tulungagung Mendekam di Bui

Selasa, 20 September 2022 | 19:22 WIB
X