• Senin, 15 Agustus 2022

Mencuri Harta Penjajah untuk Bantu Rakyat Miskin,Inilah Kisah Eyang Jolobong Tokoh Kadipaten Berbek Era 1800an

- Senin, 27 Juni 2022 | 17:40 WIB
Aries Trio Effendi, tokoh Desa Ngetos berziarah ke Makam Eyang Jolobong. (andik/memo)
Aries Trio Effendi, tokoh Desa Ngetos berziarah ke Makam Eyang Jolobong. (andik/memo)

 

Nganjuk, koanmemo.com - Eyang Jolobong, merupakan tokoh Kabupaten Nganjuk yang merampok harta penjajah untuk dibagikan kepada rakyat miskin.

Aksi yang mirip “Robin Hood” asal Negara Inggris itu dilakukan sebagai wujud keprihatinan atas penjajahan yang dianggap sebagai penyebab kemiskinan di wilayahnya.

Informasi yang dihimpun Koran Memo, makam Eyang Jolobong terletak di Dusun Selopuro Desa/Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. Jaraknya sekitar 200 meter ke arah tenggara dari lokasi longsor pada tahun 2021.

Aries Trio Effendi, tokoh desa setempat mengungkapkan, Eyang Jolobong berasal dari Yogyakarta yang datang sekitar tahun 1810 Masehi ke Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: Waspada Saat Hujan, Sepuluh Rumah di Trenggalek Rusak Diterjang Longsor dalam Sepekan

Disebutkan, ketika itu daerah tersebut masih menjadi Kadipaten Berbek dan Eyang Jolobong berjuang bersama kelompoknya melawan kolonial Belanda.

“Saat itu aksi Eyang Jolobong layaknya tokoh Robin Hood asal Inggris. Ia merampok untuk diberikan kepada rakyat miskin, karena praktik penjajahan kala itu dianggap menjadikan rakyat miskin,” ungkapnya.

Aries menyebut, dalam menjalankan aksinya di wilayah Kedipaten Berbek, Eyang Jolobong bergerilya bersama kelompoknya sambil mengambil harta benda orang Eropa dan Cina.

Baca Juga: Persik Kediri Rebut Juara Trofeo Nusantara Bersama Ronaldinho, Bawa Pulang Trofi Disambut Persikmania

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumpun Bambu di Warujayeng Dilalap Jago Merah

Rabu, 3 Agustus 2022 | 11:42 WIB
X