• Senin, 26 September 2022

Jelang Idul Adha, Ratusan Juliha Akan Diberi Sertifikat

- Selasa, 28 Juni 2022 | 16:50 WIB
Ilustrasi sapi qurban (pexels.com)
Ilustrasi sapi qurban (pexels.com)

Tulungagung, koranmemo.com - Menjelang hari raya Idul Adha, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung akan memberikan ratusan sertifikat bagi juru sembelih halal (Juliha).

Mengingat seluruh rumah penyembelihan hewan (RPH) di Tulungagung masih belum memiliki sertifikasi halal.

Namun demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) masih mengupayakan agar seluruh RPH sudah memiliki sertifikat halal tersebut.

Ketua MUI Kabupaten Tulungagung, KH Hadi Muhammad Mahfudz mengatakan, menjelang idul adha tahun ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada para Juliha yang nantinya akan menyembelih hewan kurban.

Baca Juga: Kunjungai Wisata Sejarah di Kabupaten Kediri, Staf Kepresidenan RI Puji Keasrian Goa Jegles

Pemberian sosialisasi terhadap para Juliha tersebut ditujukan sebagai langkah pemberian pembekalan yang mana nantinya para Juliha juga akan mendapatkan sertifikat.

"Sertifikat berfungsi sebagai bukti jika para Juleha jni berkompeten melakukan standart penyembelihan halal," kata KH Hadi Muhammad Mahhufdz, Selasa (28/6).

Pemberian pembekalan tersebut, ungkap Hadi, sudah dilakukan olehnya sejak dua hari yang lalu. Tercatat setidaknya ada sebanyak 100 Juleha yang diberi pembekalan. Barulah setelah proses pembekalan tersebut selesai, ratusan Juleha tersebut akan mendapatkan sertifikat. Selain Juliha, pihaknya juga membekali juru penerang tentang pengetahuan tata cara menyembelih hewan kurban sesuai dengan syariat Agama Islam. "Kalau juru penerang ini semisal tidak bisa menyembelih, minimal memiliki bekal pengetahuan tata cara menyembelih sesuai syariat islam," pungkasnya.

Baca Juga: Izin Holywings Surabaya Dicabut, ini Kata Wawali Surabaya

Sementara itu, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, diakui memang seluruh RPH di Kabupaten Tulungagung masih belum memiliki sertifikat halal. Hanya saja pihaknya meyakini jika seluruh juru sembelih di RPH tersebut memiliki pengetahuan tata cara penyembelihan sesuai syariat islam. Kendati demikian, pihaknya tentu akan mengupayakan agar RPH di Tulungagung bisa segera mendapatkan sertifikat halal. "Secara hukum RPH kita sudah sah, maka dari itu tinggal pengajuan sertifikat halalnya saja, akan kita upayakan," kata Maryoto Birowo.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Artikel Terkait

Terkini

Harga BBM Naik, Pertashop Kelimpungan, Ini Penyebabnya

Rabu, 21 September 2022 | 19:51 WIB

Gasak Rumah Kosong, Pria di Tulungagung Mendekam di Bui

Selasa, 20 September 2022 | 19:22 WIB
X