• Senin, 26 September 2022

1 Penderita Gangguan Jiwa di Kabupaten Madiun Dibebaskan, 13 ODGJ Masih Dipasung

- Selasa, 28 Juni 2022 | 19:48 WIB
Maulana Al Irsyad warga Dusun Pohulung, Desa Klangon, Saradan korban pasung sebelum dikirim ke pondok rehabilitasi swasta di Jombang oleh Dinsos Kabupaten Madiun.
Maulana Al Irsyad warga Dusun Pohulung, Desa Klangon, Saradan korban pasung sebelum dikirim ke pondok rehabilitasi swasta di Jombang oleh Dinsos Kabupaten Madiun.

Madiun, koranmemo.com - Praktik pasung terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih terjadi di Kabupaten Madiun.

Selasa (28/6/2022) siang, 1 ODGJ dibebaskan dan dikirim ke pondok rehabilitasi swasta di Jombang.

Korban pasung selama satu setengah tahun tersebut bernama Maulana Al Irsyad (25) asal Dusun Pohulung, Desa Klangon, Kecamatan Saradan.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Agung Budiarto mengatakan pembebasan pasung tersebut dilakukan dalam rangka rehabilitasi sosial mewujudkan program bebas pasung yang di targetkan tuntas pada tahun 2023 mendatang.

Baca Juga: Gegara PMK, Pedagang Daging Sapi di Ngawi Menjerit Dagangannya Kurang Laku

"Data Kabupaten Madiun pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebanyak 25 orang sudah kita upayakan pembebasan tersisa 13 orang. Tahun depan berharap tahun depan Kabupaten Madiun bebas pasung permanen," ungkapnya.

Dikatakan Agung, bersangkutan dikirim ke pondok rehabilitasi swasta karena UPT Panti Rehabilitasi Sosial Bina Laras di Kaliabu penuh, dan Pemkab Madiun sendiri belum memiliki shelter.

"Disana tidak di target jika memang dalam jangka waktu sebulan dua bulan ada perkembangan baik bisa dipulangkan ke keluarga kalau memang belum sembuh tidak ada batas waktu di sana," bebernya.

Baca Juga: Deteksi Dini Gangguan Indera dan Fungsional Pada Nakes Puskesmas, Dinkes Gandeng Dokter Spesialis

Sementara untuk jumlah ODGJ keseluruhan di Kabupaten Madiun sebanyak 2.072 orang. Pihaknya berharap sinergitas dengan Dinas Kesehatan terkait obat jangan sampai telat dan keluarga jangan sampai teledor dalam minum obat bagi klien untuk menunjang kesembuhan.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekan Inflasi, Wali Kota Madiun Ngantor di Pasar Besar

Jumat, 23 September 2022 | 17:38 WIB

Dindik Klaim Sekolah di Kota Madiun Siap Gelar ANBK

Jumat, 23 September 2022 | 15:56 WIB

Ribuan Siswa SMP di Kabupaten Madiun Ikuti ANBK

Selasa, 20 September 2022 | 19:34 WIB
X