• Selasa, 27 September 2022

Ditengarai Pendapatan Parkir Ada Kebocoran, Ini Kata Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya

- Selasa, 28 Juni 2022 | 20:58 WIB
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz saat diwawancarai terkait retribusi parkir valet. (fauzi/koranmemo.com)
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz saat diwawancarai terkait retribusi parkir valet. (fauzi/koranmemo.com)

Surabaya, koranmemo.com - Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD, bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya mengevaluasi persoalan parkir yang ditengarai ada kebocoran.

Terkait pajak parkir valet tersebut, pihaknya tidak bisa mengetahui pemasukan keuangan itu. Soalnya, tidak terkoneksi. Artinya, kalau ada pelaporan, itupun manual.

"Dengan pelaporan manual inilah, dimungkinkan akan terjadi kebocoran," kata Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz diwawancarai koranmemo.com, Selasa (28/6).

Baca Juga: Laga Kedua Porprov, Tim Bola Voli Putra dan Putri Kabupaten Kediri Raih Kemenangan

Legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut bahwa, terkait pajak air tanah beberapa hotel menggunakan tersebut. Padahal, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sendiri tak menginginkan air tanah ada di Surabaya.

"Karena ini sangat pengaruh struktur tanah kita. Maka, soal perizinan air tanah itu kan, ada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, sehingga khusus di Surabaya tidak perlu ada air tanah, walaupun pendapatan pajak masih tinggi sekitar Rp 1 Miliar," ungkap Mahfudz.

Dia mengatakan, pihaknya hanya konsentrasi pada retribusi dan pajak parkir tersebut. Sedangkan, untuk parkir valet menggunakan pembayaran karcis manual. Maka, disampaikan kembali, dari awal terus menanyakan bahwa parkir valet ini tidak terdeteksi.

Untuk langkahnya, sambung Mahfudz, harus ada one gate sistem, bagi masyarakat masuk diberikan karcis, dah keluarnya pun membayar. Sedangkan, saat ini kan, tidak. Ada juru parkir, tapi terkadang di beri, dan terkadang tidak memberi karcis.

Baca Juga: Perekonomian Mulai Pulih, DLHKP Kota Kediri Perlahan Optimalkan Capaian Retribusi Sampah

"Nah ini kan, saya menilai termasuk ada potensi bocor pada teknisnya," paparnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tim Biliar Porwarnas Jatim Asah Kemampuan

Rabu, 21 September 2022 | 17:42 WIB

Mas Dhito Ikut Nyales, Produk UMKM Ludes

Kamis, 28 Juli 2022 | 21:15 WIB
X