• Selasa, 9 Agustus 2022

Dugaan Kecurangan PPDB, Ini Kata DPRD Batu

- Kamis, 30 Juni 2022 | 09:35 WIB
Ilustrasi PPDB di Jawa Tengah (Pixabay/  Aymanejed)
Ilustrasi PPDB di Jawa Tengah (Pixabay/ Aymanejed)

  Batu,koranmemo.com-Beberapa anggota dewan DPRD Kota Batu terus memberikan komentar terkait adanya dugaan kecurangan dan kesemrawutan pendaftaran PPDB di tingkat SMP Negeri Kota Batu yang terus menyisakan permasalahan .

Bahkan pihak legislatif meminta agar PPDB jalur zonasi memiliki ketentuan atau juknis yang tidak dimainkan.

Anggota DPRD Kota Batu ,Sujono Djonet menjelaskan jika dengan sistem PPDB jalur Zonasi ini diharapkan untuk pemerataan bagaimana siswa dan siswi dalam sekolah daerah bisa ada penyebaran merata dan tidak mengurangi istilah sekolah favorit.

Baca Juga: Harganas, Bupati Kediri Mas Dhito: Jaga Kualitas Pertemuan Bersama Keluarga

"Zonasi seharusnya dengan sistem melalui jarak dan rumah siswa maka aturan dibuat oleh pemerintah seyogyanya dipatuhi sehingga ketika sistem ini diterapkan jangan sampai ada persepsi tentang yang dinamakan keuntungan pribadi dan kecurangan dari regulasi yang harusnya memayungi malah menimbulkan hal negatif yang menyalahi dunia pendidikan," ungkapnya,Rabu (29/06).

Beberapa temuan dan curhatan wali murid yang khususnya melakukan pendaftaran di SMP N di Kota Batu ini juga menjadikan perhatian khusus bagi Komisi C yang membidangi seperti evaluasi terkait beberapa hal dalam PPDB ini.

"Seharusnya pihak Disdik dan MKKS bisa memberikan keterangan yang sinkron, makanya nanti dalam komunikasi akan terjawab apa yang ada sebenarnya terjadi di lapangan," ujarnya.

Baca Juga: 764 Guru Kabupaten Pasuruan Terima SK PPPK, Ini Pesan Bupati Irsyad

Menurutnya pendaftaran siswa siswi di sekolah khususnya di tingkat SMP N harusnya tidak membedakan atau menjadi tren sekolah favorit.

"Itu memang yang menjadi landasan terkait adanya sistem PPDB untuk membangun persepsi bahwa tidak boleh mengagungkan sekolah favorit, karena itu bukan jaminan anak kita memiliki nilai lebih dalam masyarakat. Yang terpenting pendidikan dimanapun harus punya standart sendiri di tiap tingkatan memang harus terjadi di negeri ini karena fokusnya mencerdaskan bangsa," tegasnya. 

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X