• Senin, 15 Agustus 2022

DPKP Kota Batu Pastikan 7 Titik Penjualan Hewan Kurban Dilengkapi SKKH

- Minggu, 3 Juli 2022 | 12:00 WIB
Penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Kota Batu. (arief/memo)
Penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Kota Batu. (arief/memo)
Batu, koranmemo.com - Jelang Hari Raya Iduladha yang tinggal sepekan lagi, pedagang musiman hewan kurban kambing dan sapi mulai menjamur di Kota Batu.
 
Untuk mengantisipasi dan memastikan hewan kurban kambing dan sapi yang dijual sehat dan tidak terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu melakukan pengecekan kesehatan
 
Selain pengecekan kesehatan, DPKP Kota Batu juga memastikan jika hewan kurban kambing dan sapi yang dijual dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan atau SKKH.
 
Ada 7 titik penjualan hewan kurban, terutama kambing dan sapi yang dipantau oleh DPKP Kota Batu, dan sudah diberi rekomendasi untuk berjualan hewan kurban.
 
 
Kepala DPKP Kota Batu, Heru Purwanto memimpin langsung pengecekan di 7 titik penjualan hewan kurban, yang mendapat rekomendasi.
 
Tujuh titik tersebut meliputi Jalan Abdul Ghani Atas, lapangan Gelora Bunga Sidomulyo, Rest Area Desa Oro-Oro Ombo, Jalan Sultan Agung, Parkiran Gor Perdamaian Temas, Jalan Dokter Sutomo Dadapdejo dan Pasar Hewan Kota Batu.
 
“Sebenarnya sesuai SE Wali Kota Batu, tempat berjualan hewan harus ditutup. Tapi, karena mendekati momen Iduladha maka dibuka sementara 1-13 Juli dengan ketentuan," ujar Heru, Minggu (3/7/2022).
 
"Ketentuan tersebut diantaranya, tempat penjualan telah mendapat rekomendasi karena hewan sudah kami pastikan sehat dan tidak terjangkit PMK,” sambungnya.
 
 
Tidak hanya melakukan pengecekan, namun DPKP Kota Batu juga memberikan neck tag pada hewan kambing yang diperiksa kesehatannya dan dipastikan tidak terjangkit PMK
 
Bahkan pihaknya juga memastikan dokter hewan dari Puskeswan untuk memantau kondisi hewan setiap harinya.
 
“Ketika nanti ada hewan yang sakit maka harus dikeluarkan dari kandang penjualan. Kami pesankan kepada pembeli ketika akan membeli untuk memastikan hewan yang akan dibeli telah dilengkapi dengan SKKH,” pesannya.
 
Heru juga menegaskan SKKH saat ini hanya berlaku satu hari karena adanya wabah PMK. Berbeda sebelum adanya PMK, SKKH berlaku untuk waktu satu bulan.
 
 
“Alhamdulillah saat dilakukan pengecekan di tujuh titik tidak hewan kurban dinyatakan tidak ada yang terinfeksi PMK," ucapnya.
 
"Begitu juga dengan gejala sakit lainnya. Sehingga hewan kurban langsung kami pasang neck tag,” tegas Heru.
 
Reporter : Arief Juli Prabowo 
Editor      : Muji Hartono 
 

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rp 35 Miliar untuk Empat PSD 2023 Kota Batu

Jumat, 12 Agustus 2022 | 14:54 WIB

KPU Kota Batu Mengeluh Tak Miliki Gudang

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:32 WIB
X