• Kamis, 8 Desember 2022

Beli Migor Pakai PeduliLindungi, Ini Kendalanya

- Senin, 4 Juli 2022 | 19:21 WIB
Pedagang memompa keluar minyak goreng curah dari dalam tong. (Bayu/Memo)
Pedagang memompa keluar minyak goreng curah dari dalam tong. (Bayu/Memo)

Kediri, koranmemo.com - Keterbatasan masyarakat dalam menggunakan teknologi masih menjadi kendala. Hal itu dirasakan saat pemerintah ingin menerapkan kebijakan pembelian minyak goreng curah dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Salim Darmawan, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri mengatakan, kebijakan tersebut telah disosialisasikan. Hanya saja untuk menerapkan kebijakan secara penuh dirasa masih memerlukan proses.

“Kendala ada pada penggunaan aplikasi. Kita cermati dari kalangan ibu-ibu ini masih merasa kesulitan untuk penerapan ini, terlebih untuk lansia,” ujar Salim, Senin (4/7).

Minyak goreng curah ini lebih banyak beredar di pasar tradisional maupun toko kelontong, padahal di tempat itu tidak terbiasa menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Hal ini berbeda dengan tempat perbelanjaan modern seperti mal yang telah membiasakan pengunjungnya untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga: Korban Madu Klanceng Kembali Datangi Polres Kediri Kota

Sejauh ini, pembelian minyak goreng curah di Kota Kediri masih menggunakan fotokopi KTP untuk menunjukan NIK. Nantinya NIK itu yang akan dimasukan oleh pedagang ke dalam aplikasi yang disediakan. Pembelian minyak goreng curah di Kota Kediri juga masih dibatasi, untuk satu NIK hanya diperbolehkan membeli sepuluh kilogram dalam satu hari.

Salim mengatakan, saat ini merupakan masa transisi penerapan kebijakan itu. Sejak dua minggu lalu pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada pedagang di Pasar Setono Betek.

Kegiatan sosialisasi terkait kebijakan ini dilakukan dengan menggandeng PT PPI, dimana merupakan BUMN yang mendapat mandat dari pemerintah dalam penyaluran minyak goreng curah. Secara teknis, pedagang akan menggunakan aplikasi warung pangan untuk pemesanan dan PT PPI akan mengantar ke pedagang.

Aplikasi warung pangan ini juga akan digunakan dalam menyalurkan minyak goreng ke konsumen. Aplikasi ini telah terintegrasi dengan PeduliLindungi yang digunakan oleh masyarakat untuk melakukan scan QR Code sebelum membeli.

Baca Juga: Protes PPDB SMAN Jalur Zonasi, Puluhan Wali Murid Geruduk Kantor Cabdindik Madiun

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Beras Naik, Ini Rencana Disperindag Blitar

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:55 WIB
X