• Selasa, 9 Agustus 2022

BNNK Imbau Orang Tua Awasi Anak di Masa Libur Sekolah

- Selasa, 5 Juli 2022 | 19:22 WIB
Narasumber dari BNNK Nganjuk mengisi acara talk show RSAL FM Kominfo Nganjuk (foto: Kominfo)
Narasumber dari BNNK Nganjuk mengisi acara talk show RSAL FM Kominfo Nganjuk (foto: Kominfo)

Nganjuk, koranmemo.com - Memasuki masa libur sekolah, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nganjuk mengimbau kepada para orang tua untuk lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak serta pergaulannya.

Mukhlis, penyuluh dari BNNK Nganjuk mengungkapkan, masalah ini menjadi perhatian utama bagi BNNK Nganjuk. Karena sebelumnya anak dapat terkontrol kurang lebih 8 jam saat di sekolah. Lalu, dengan masa libur sekolah ada banyak kegiatan lain yang terlepas dari pengawasan orang tua, sehingga rawan terhadap penyalahgunaan narkoba.

"Karena kalau di sekolah ada guru yang mengontrol anak selama kurang lebih 8 jam. Tapi kemudian saat liburan anak terkadang lepas dari pegawasan orang tua, ini yang perlu diwaspadai,” imbaunya.

Mukhlis menjelaskan, fokus dari BNNK sendiri adalah pada lembaga pendidikan sebagai antisipasi terhadap generasi bangsa agar tidak terjerumus pada bahaya narkoba. Saat libur sekolah BNNK biasanya bekerjasama dengan pihak sekolah untuk memberikan edukasi bahaya narkoba melalui kegiatan orientasi siswa, pramuka, dan sebagainya.

Baca Juga: Antisipasi Wabah PMK, Ini Yang Dilakukan Pemkab Ngawi di Exit Tol

"Kami fokusnya ada di lembaga pendidikan, kita mengantisipasi bagaimana penyampaian sosialisasi atau informasi itu bisa dilakukan di waktu libur sekolah, misalnya kegiatan orientasi ataupun pramuka,” paparnya.

Penyampaian edukasi itu, kata Mukhlis, harus diklasifikasikan menurut usia. Misalnya, usia pra-SD diberikan pengetahuan mengenai makanan yang sehat dan selanjutnya sesuai jenjang usia.

"Kita berikan edukasi sesuai dengan jenjang pendidikan dan usia anak agar sesuai, sehingga akan lebih mudah dipahami,” jelasnya.

Selama ini pihak BNNK Nganjuk telah mengadakan parenting ketahanan keluarga dengan mengambil sampel 10 keluarga yang terdiri dari orang tua dan anak, minimal dilaksanakan 4 kali.

Baca Juga: Ratusan Pedagang Pasar Di-SP-3, Ini Alasan Pemkot Madiun

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumpun Bambu di Warujayeng Dilalap Jago Merah

Rabu, 3 Agustus 2022 | 11:42 WIB
X