• Selasa, 6 Desember 2022

Pembelian Migor Curah Pakai Peduli Lindungi,Ini Tanggapan Pedagang dan Pembeli Pasar Relokasi Kota Batu

- Rabu, 6 Juli 2022 | 15:35 WIB
Wali Kota Batu dan Wakil Wali Kota Batu saat meninjau pasar relokasi kota batu.(Arief/memo)
Wali Kota Batu dan Wakil Wali Kota Batu saat meninjau pasar relokasi kota batu.(Arief/memo)

Batu,koranmemo.com - Beragam reaksi diberikan masyarakat menanggapi kebijakan pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR) melalui aplikasi PeduliLindungi, bagi sebagian masyarakat cara semacam itu cukup merepotkan.

Seperti yang disampaikan Sumirah, pedagang sembako di pasar relokasi Stadion Gelora Brantas, Kota Batu. Dirinya mengatakan, tidak semua konsumennya melek teknologi, terutama bagi mereka yang berusia lanjut.

“Menurut saya merepotkan. Bisa-bisa berdampak pada turunnya penjualan,” sahut Sumirah,Rabu (06/07).

Transaksi MGCR dengan aplikasi PeduliLindungi dijadwalkan mulai diberlakukan pada 10 Juli nanti. Cara ini diterapkan pemerintah untuk memastikan minyak goreng curah tepat sasaran.

Baca Juga: Aplikasi PCS Sisingo Layanan Tanggap Darurat Kabupaten Malang

Dari langkah itu masyarakat bisa mendapat migor curah seharga Rp 14 ribu per liter atau Rp 15 ribu per kilogram. Tiap konsumen maksimal dibatasi 10 liter migor curah per hari.

Sumirah menuturkan, saat ini harga jual migor curah di tempatnya dibanderol Rp16 ribu per liter. Stok per harinya berkisar 15 liter saja.

“Mau beli berapa liter, tetap saya layani. Tidak ada batasan. Beda dengan distributor besar yang harus nunjukkan KTP dan dibatasi 2 liter per hari,” imbuh dia.

Sementara itu, salah satu pembeli, Wariati mengaku belum mengetahui kebijakan yang digulirkan pemerintah pusat itu.

Baca Juga: Kebun Bibit Kediri Jadi Pusat Studi Wisata Saat Musim Libur, Pokmas Grati Pasuruan pun Terpikat

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jalan Ambrol, Jalur Batu Via Karangploso Ditutup Total

Minggu, 27 November 2022 | 11:36 WIB
X