• Selasa, 27 September 2022

Luas Pertanian Organik di Ngawi Baru 10,7 Hektare

- Selasa, 19 Juli 2022 | 21:45 WIB
Kasi Produksi Tanaman Pangan DKPP Kabupaten Ngawi M.Hasan Zunairi.
Kasi Produksi Tanaman Pangan DKPP Kabupaten Ngawi M.Hasan Zunairi.

Ngawi, koranmemo.com - Pertanian organik masih sangat sedikit di Kabupaten Ngawi. Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ngawi (DKPP) setempat, dari 50.715 hektar, baru ada 10,7 hektar pertanian organik.

"Lahan pertanian organik yang telah tersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) yakni 10,7 hektar. Di wilayah Desa Ngompro Kecamatan Pangkur dan Desa Jatirejo, Kecamatan Kasreman," kata Kasi Produksi Tanaman Pangan DKPP Kabupaten Ngawi M.Hasan Zunairi, Selasa (19/7/2022).

Dikatakan, tahun ini ditargetkan ada penambahan kelompok pertanian organik yang siap untuk disertifikasikan yakni berada di wilayah Desa Klitik, Kecamatan Geneng dengan luasan sekitar 5 hektar.

Baca Juga: Lelang Proyek Mal Pelayanan Publik Ngawi Dua Kali Gagal, Ini Penyebabnya

Baca Juga: Pura-pura Cari Kerja Melalui Medsos, Pria Asal Pasuruan Gasak Harta Bosnya di Tulungagung

"Target dari Pak Bupati penambahan luasan lahan organik mencapai 500 hektar dalam 3 tahun. Kita akan terus mendorong kelompok pertanian menerapkan sistem organik," tambahnya.

Reporter : Aris Purniawan/Juremi
Editor : Achmad Saichu

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tingkat Pengangguran Terbuka di Ngawi Capai 21.216 Orang

Jumat, 23 September 2022 | 18:16 WIB

Wow, Pengecatan Gading Tugu Kartonyono Telan Rp 120 Juta

Senin, 19 September 2022 | 18:39 WIB

Terkait Pembunuhan Sadis Ayah di Ngawi, Ini Kata Polisi

Selasa, 13 September 2022 | 19:49 WIB

Polres Ngawi Gagalkan Penyelundupan Pupuk Bersubsidi

Kamis, 8 September 2022 | 15:42 WIB
X