• Kamis, 6 Oktober 2022

Masyarakat Dongko Trenggalek Lestarikan Adat Ngitung Batih Secara Turun-temurun, Ternyata Ini Maknanya

- Minggu, 31 Juli 2022 | 14:48 WIB
Upacara adat ngitung batih di Trenggalek. (angga/memo)
Upacara adat ngitung batih di Trenggalek. (angga/memo)

 

Trenggalek, koranmemo.com - Masyarakat Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek menggelar tradisi adat ngitung batih. Tradisi yang sudah berlangsung secara turun-temurun itu dilakukan secara rutin oleh masyarakat sepuluh desa di Kecamatan Dongko dalam menyambut tahun baru Islam, 1 Muharam.

Upacara adat ngitung batih artinya adalah menghitung jumlah keluarga. Masyarakat berkumpul dan berdoa bersama agar memperoleh keberkahan, keselamatan, dijauhkan dari marabahaya, kemudahan rezeki dan tetap bisa berkumpul dalam jumlah yang sama dalam pergantian tahun itu.

“Semoga membawa berkah kepada semua masyarakat. Apa yang dicita-citakan dalam hal ini semoga tercapai,” kata Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara.

Ada banyak rangkaian kegiatan dalam upacara adat ngitung batih yang diselenggarakan saban suro itu. Seperti arak-arakan pusaka, kirab dayang-dayang yang membawa takir plontang hingga arakan tumpeng dari jalan raya Dongko menuju pendapa kecamatan setempat.

Baca Juga: Lepas Parade Sepeda Nusantara 2, Wali Kota Kediri : Antusiasme Onthelis Sepeda Tua Luar Biasa

Kearifan lokal dalam rangkaian kegiatan itu mempunyai filosofi dan sarat makna. Termasuk simbol kebaikan ekonomi dengan melepas ayam betina yang kemudian diperebutkan warga untuk dipelihara agar bisa beranak pinak sehingga mampu menambah penghasilan.

Tak heran, dalam prosesi adat ngitung batih selalu jadi daya tarik masyarakat. Selain untuk melihat rangkaian kegiatan, adat ngitung batih secara tidak langsung jadi sarana komunikasi antar masyarakat di sepuluh desa tersebut. Dengan tidak mengurangi kesakralannya, adat ngitung batih menjadi wisata budaya dan diharapkan berdampak pada perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Selain Pantai Parangtritis, Tiga Tempat Wisata di Yogyakarta Ini Jadi Langganan Study Tour

“Saya mengapresiasi usaha seluruh masyarakat di Kecamatan Dongko ini dalam melestarikan budaya yang rutin digelar setiap tahun,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

X