• Kamis, 6 Oktober 2022

Perkuat Kompetensi Perempuan, Tuntaskan Permasalahan Sosial

- Senin, 1 Agustus 2022 | 21:47 WIB
Pelatihan olahan makanan. (angga/memo)
Pelatihan olahan makanan. (angga/memo)

 

Trenggalek, koranmemo.com - Peningkatan kompetensi kaum perempuan di Kabupaten Trenggalek terus digencarkan. Berbagai program diciptakan untuk mendorong kaum perempuan agar lebih berkembang. Langkah ini menjadi salah satu cara pemerintah setempat mengatasi permasalahan sosial.

Pemberdayaan kompetensi perempuan dengan peningkatan kapasitas itu dilakukan pemerintah setempat lewat berbagai pelatihan.

Diantaranya adalah peningkatan usaha kecil mikro dan menengah, 5000 pengusaha perempuan dan beberapa program lainnya. Termasuk misalnya sekolah non formal Sepeda Keren.

Baca Juga: Persiapan Pemilu 2024, Tata Cara Pembentukan Saksi Mulai Disosialisasikan di Tingkat PAC

“Perempuan punya potensial untuk meneruskan visi misi pemerintah,” kata Ketua TP-PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini.

Visi misi pemerintah itu, antara lain mengentaskan kemiskinan. Langkah itu dilakukan diantaranya dengan cara mengurai permasalahan seperti stunting. Sebab gagal tumbuh kembang pada anak atau stunting berpotensi menimbulkan permasalahan sosial, seperti menyumbang angka kemiskinan.

“Karena perempuan adalah sosok pertama bagi anak-anaknya, sehingga apabila perempuan diberikan akses yang sama dalam pendidikan, terlebih dalam akses ekonomi yang sama maka ini menjadi booster yang sangat luar biasa bagi setiap keluarga,” imbuhnya.

Baca Juga: Kabupaten Tulungagung Terdapat 257 BUMDes, 121 Telah Berbadan Hukum, Verifikasinya Lama di Kemendes

Langkah itu sekaligus menjawab adanya kalangan perempuan yang juga menjadi kepala keluarga. Lewat pemberdayaan itu secara tidak langsung bakal kembali pada kesejahteraan keluarga yang selaras dengan kualitas generasi penerus. Jangka panjangnya, stunting dapat ditanggulangi dan perekonomian tumbuh positif.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

X