Musim Kemarau, Virus Ini Yang Harus Diwaspadai Petani Cabai dan Jagung: Berikut Cara Memberantasnya

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 13:47 WIB
Petani cabai pantau kondisi cabai agar tidak terserang virus trip dan kutu kebul  (bakti/memo)
Petani cabai pantau kondisi cabai agar tidak terserang virus trip dan kutu kebul (bakti/memo)

Kediri, koranmemo.com - Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri mengimbau petani cabai dan jagung untuk waspadai virus kuning pada cabai, kutu kebul dan bulai pada jagung.

Saat ini memasuki musim kemarau dan diperkirakan hingga awal Nopember sehingga perlu diamati agar virus itu tidak menyerang dua tanaman tersebut dan harus cepat ditangani.

Anang Widodo Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri menjelaskan, virus kuning atau trip menyerang pada daun cabai dan berakibat daun menguning kemudian menggulung dan mati. Sedangkan jika pada cabai disebut virus patek atau dumuken dan menyebabkan cabai membusuk di pohon.

Baca Juga: Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2023: Hargai Bupati/Wali Kota Inovator Pangan, Sandang dan Papan

"Ini musim kemarau panjang sekaligus musim angin. Di musim angin ini mempermudah virus kuning, patek dan dumuken menyebar karena ikut arah angin. Petani cabai dan jagung segera basmi dengan obat hama, " jelasnya.

Anang menambahkan, sentra cabai yang perlu diantisipasi sebaran virus ini di wilayah Kepung, Puncu, Pagu, Kandangan dan Plosoklaten.

Petani hendaknya cepat koordinasi dengan petugas lapangan Dispertabun untuk upaya pencegahan dan penyemprotan hama jenis virus kuning, dumuken dan bulai pada jagung.
Saat ini Kabupaten Kediri bagian dari lumbung cabai Jatim dan nasional karenanya kualitas tanam cabai harus diperhatikan.

Baca Juga: Ini Paparan Kapolresta Malang Kota di Post Assesment Polda Jatim

Sebelum terjadi penyebaran virus tanaman, petani harus teliti dan pantau kondisi tanaman setelah satu setengah bulan masa tumbuh hingga jelang panen.

"Sifat virus kuning menyerang cabai saat pertumbuhan tanaman membaik dan perlu antisipasi penangkalan virus. Jika satu pohon terkena harus dicabut dan dibakar agar tidak menyebar ke tanaman lainya," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X