• Senin, 15 Agustus 2022

Menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat, Wali Kota Kediri Ajukan Dua Raperda

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 20:47 WIB
Menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat, Wali Kota Kediri Ajukan Dua Raperda
Menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat, Wali Kota Kediri Ajukan Dua Raperda

Kediri, koranmemo.com - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan penjelasan atas pengajuan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Penjelasan itu disampaikan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam Rapat Paripurna, Jumat (5/8) di Ruang Sidang DPRD.

Dua Raperda yang diajukan yakni Raperda tentang pencabutan Perda Kota Kediri nomor 12 tahun 2013 tentang lembaga kemasyarakatan kelurahan dan Raperda tentang perubahan kedua atas Perda Kota Kediri nomor 7 tahun 2016 tentang pembetukan dan susunan perangkat daerah Kota Kediri.

"Pengajuan dua raperda ini untuk menyesuaikan dengan peraturan yang ada di atasnya. Ada Menpan-RB dan permintaan dari Pak Presiden untuk penyederhanaan struktur organisasi. Penyesuaian ini harus ada Perda dan Perwalinya," ujar Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan Pemkot Kediri memiliki lembaga yang ada di level kelurahan yang disebut Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) terdiri dari LPMK, RT, RW, Karang Taruna dan PKK.

Baca Juga: Pelantikan PAW Anggota DPRD, Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menambahkan Keberadaan dan peran lembaga kemasyarakatan semakin meningkat.

Nilai partisipatif berkembang sebagai dampak adanya Prodamas. Dasar pembentukan LKK ini adalah Perda Kota Kediri nomor 12 tahun 2013 tentang lembaga kemasyarakatan kelurahan.

Perda itu murupakan amanat dari pasal 2 ayat (4) Permendagri nomor 5 tahun 2007 tentang pedoman penataan lembaga masyarakat. Dalam perkembangannya Permendagri tersebut sudah tidak relevan dan diganti Permendagri nomor 18 tahun 2018 tentang lembaga kemasyarakatan desa dan lembaga desa.

"Berdasarkan Permendagri tersebut agar pemberdayaan LKK maksimal maka penambahan Posyandu perlu diakomodir dalam pembentukan LKK. Jadi Posyandu yang dulu tidak masuk LKK sekarang masuk," jelas Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditabrak Bus Harapan Jaya, Pengendara Tossa Meninggal

Minggu, 14 Agustus 2022 | 19:22 WIB
X