• Rabu, 5 Oktober 2022

Larung Sesaji Kelud Kembali Digelar, Ada Kembul Bujono Ondrowino

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:38 WIB
Prosesi kegiatan larung sesaji digelar peringati bulan Suro oleh forkompimca Ngancar Minggu (7/8) pagi. (ist)
Prosesi kegiatan larung sesaji digelar peringati bulan Suro oleh forkompimca Ngancar Minggu (7/8) pagi. (ist)

 

Kediri, koranmemo.com - Setelah dua tahun tidak digelar karena Pandemi Covid 19, larung sesaji Kelud kembali digelar Minggu (7/8) pagi di parkiran II Kelud. Kegiatan ini digelar oleh Forkompimca Ngancar sekaligus peringati bulan Suro.

Kegiatan ini dihadiri pejabat Forkompimca Ngancar, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga Kecamatan Ngancar. Doa bersama lintas agama dipimpin oleh masing masing tokoh agama.

Diawali dengan doa dan puja mantra oleh tokoh agama larung sesaji digelar. Asap dupa menggulung di lokasi prosesi acara.

Ubo rampe sesaji pepak berupa tumpeng disiapkan untuk kembul bujono ondrowino setelah seluruh prosesi ritual di gelar. Disusul jaranan dan tari gambyong oleh sanggar tari Giri Kisworo Desa Sugihwaras Ngancar.

Baca Juga: Wisata Terbaru Malang yang Paling Populer, Nikmati Pesona Alam hingga Gemerlap Lampu LED

Kapolsek Ngancar AKP Priyo Eko menjelaskan ide adanya larung sesaji ini murni digagas Forkompimca Ngancar. Selama dua tahun kegiatan prosesi ritual larung sesaji batal digelar karena Covid 19. Saat kasus Covid 19 menurun, Forkompimca Ngancar berani adakan acara yang libatkan banyak orang. Larung sesaji Kelud merupakan tradisi dan agenda budaya tahunan di bulan Suro dan tidak bisa ditinggalkan dari tradisi.

"Larung sesaji Gunung Kelud merupakan tradisi rutin setiap tahun di bulan Suro. Hal ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk dapatkan berkah dan keselamatan," jelasnya.
Priyo berharap giat budaya dan prosesi ritual Larung Sesaji Gunung Kelud jadi event besar dan bisa mendatangkan wisatawan daerah dan luar negeri.

Baca Juga: Pameran Kontemporer Museum Anjuk Ladang, Ini Pesan Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi

Karenanya harus gencar promosikan potensi wisata budaya Kabupaten Kediri agar semakin dikenal luas di dalam dan luar negeri. Dari agenda wisata budaya ini bisa datangkan pendapatan asli daerah(PAD) Kabupaten Kediri.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

X