• Kamis, 1 Desember 2022

Program Paron Sapi di Jombang, Pulihkan Ekonomi Peternak Pascawabah PMK

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 17:11 WIB
Peternak Desa Galengdowo yang memperoleh sapi untuk pulihkan ekonomi pascawabah PMK. (tim/memo)
Peternak Desa Galengdowo yang memperoleh sapi untuk pulihkan ekonomi pascawabah PMK. (tim/memo)

Jombang, koranmemo.com - Kalangan peternak sapi yang terdampak serangan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Desa Galengdowo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang, bisa sedikit berlega hati.

Ini setelah Pemerintah Desa (Pemdes) Galengdowo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang menggandeng sebuah usaha dagang (UD), meluncurkan program Paron Sapi, dengan sasaran kalangan peternak.

Program Paron Sapi dengan sasaran peternak yang digagas Pemdes Galengdowo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang ini dalam rangka menjalankan program BUMDes setempat.

"Jadi ini program percepatan pemulihan ekonomi peternak pascawabah PMK, dengan sasaran peternak skala kecil," kata Wartomo, Kepala Desa Galengdowo Kepada wartawan, Minggu (7/8/2022).

Baca Juga: Ditinggal Pulang, Toko di Kabupaten Blitar Terbakar

Wartomo menuturkan, sepanjang serangan wabah PMK beberapa waktu lalu, tidak sedikit warga yang terpaksa menjual sapi miliknya dengan harga murah jauh dari pasaran.

Sehingga beberapa peternak juga terpaksa menganggur. Belum lagi, jika hasil penjualan sapi digunakan untuk makan sehari-hari, sehingga sedikit demi sedikit uang akan habis.

Padahal menurut Wartomo, warga desa setempat sebagian besar ekonominya ditopang dari peternakan, yaitu dari hasil susu perah.

Sedangkan saat ini, harga sapi mulai berangsur naik setelah PMK mereda. Sehingga peternak dirasa sulit untuk kembali membeli sapi di pasar.

Baca Juga: HTM Telaga Ngebel Ponorogo Naik 90 Persen, Ini Alasan Kepala Disbudparpora

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X